Kompas.com - 04/08/2020, 09:38 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Forkopimda Jabar saat melaksanakan konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Senin (3/8/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Forkopimda Jabar saat melaksanakan konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Senin (3/8/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama unsur forum pimpinan kepala daerah (Forkopimda) Jabar akan menjadi relawan pengetesan vaksin Covid-19.

Ia berharap keterlibatan unsur pimpinan di Jabar bisa memperkuat keyakinan masyarakat bahwa pengetesan vaksin berjalan lancar.

"Kami pimpinan sedang merumuskan kalau tidak ada halangan unsur Forkopimda pun akan menjadi relawan utk pengetesan vaksin. Kalau pimpinannya ikut, maka masyarakatnya pun insya Allah akan meyakini proses vaksin berjalan lancar," kata Emil sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil: Vaksin Corona Bukan Hanya dari Tiongkok, Ini Perlu Digarisbawahi


Ia menuturkan, saat ini dibutuhkan sekitar 1100 relawan dalam proses pengetesan vaksin tersebut.

Emil menyebut, dari jumlah itu baru 500 orang yang mendaftar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Vaksin kita sudah ada pendaftaran ada sekitar 500-an yang sudah mendaftar. Butuh 1.100 lagi. Kami mengimbau kepada yang usianya cukup minimal 20 sampai 59 tahun," ungkapnya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Jawa Barat Provinsi Terbesar yang Zona Risiko Rendahnya Paling Banyak

Emil mengatakan, pengetesan vaksin akan berjalan cukup lama. Jika hasilnya memuaskan, maka pada 2021 pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat Jabar akan dilakukan.

"Tapi masih panjang perjalanannya, karena vaksin ini akan berlangsung sampai akhir tahun. Kalau lancar, awal Januari 2021 akan melakukan pemberian vaksin ke seluruh rakyat Jabar. Sambil menunggu enam bulan tiba, kedisiplinan memakai masker adalah satu-satunya cara mengurangi persebaran," jelasnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X