Kasus Pelecehan Seksual Oknum Dosen: Korban Sulit Melapor Takut Identitas Tersebar

Kompas.com - 24/07/2020, 11:08 WIB
Ilustrasi pelecehan THINKSTOCKS/SEBASTIANOSECONDIIlustrasi pelecehan

MATARAM, KOMPAS.com - Korban kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) masih belum berani melaporkan kasus itu ke ranah hukum karena takut identitasnya bakal terbongkar.

“Sampai hari ini, korban ini masih belum mau melapor, karena kalau dia berani melapor proses pidana akan terungkap identitasnya, itu yang dikhawatirkan dari para korban,” kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) Joko Jumadi, selaku pendamping hukum korban, saat ditemui Kompas.com, Rabu (22/7/2020)

Joko yang juga merupakan penasehat Hukum dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Unram, menyampaikan, hingga kini pihaknya telah berusaha mendapingi korban agar kasus tersebut dapat dilaporkan ke ranah pidana.

Jika diperlukan, pihaknya akan menghadirkan pisikolog.

Baca juga: Struktur Bata Diduga Situs Suci Kerajaan Mataram Kuno Ditemukan di Malang

“Kami juga sudah bekerja sama psikolog kalau memang itu dibutuhkan, namun sekali lagi masih sulit untuk melaporkan secara pidana, yang jelas 1 korban dalam proses untuk bagaimana ia melapor,” kata Joko.

“Mau tidak mau proses pidana kita ini kan masih belum ramah terhadap identitas korban, pasti akan terbongkar, ini yang menjadi berat,” tambah Joko.

Hingga kini, korban hanya berharap ada pergantian pendampingan dosen pembimbing dan ada sanksi dari lembaga (kampus).

Joko membeberkan ada 3 korban yang sudah melapor ke kampus, satu laporan secara formal, dan dua lannya laporan secara informal melalui pesan WhatsApp.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Regional
KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X