Ayah Dianiaya Anak hingga Tewas, Warga: Mau Mendekat Kami Takut

Kompas.com - 24/07/2020, 07:49 WIB
Tim Identifikasi satreskrim polres Tulungagung Jawa Timur, melakukan olah TKP penganiayaan hingga korban meninggal dunia, Kamis (23/07/2020). KOMPAS.com/SLAMET WIDODOTim Identifikasi satreskrim polres Tulungagung Jawa Timur, melakukan olah TKP penganiayaan hingga korban meninggal dunia, Kamis (23/07/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami TM (80), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Pasalnya, ia diduga dianiaya anaknya sendiri berinisial IB (30) yang mengalami gangguan jiwa hingga tewas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (23/7/2020).

Seorang tetangga korban, Ilham mengaku saat itu melihat pelaku sedang memangku korban yang tergeletak di halaman rumah sambil menangis.

Namun demikian, dirinya dan warga yang lain tak berani mendekat karena takut pelaku kembali mengamuk.

Karena itu, oleh warga langsung dilaporkan ke polisi.

“Saya melihat, korban dipangku oleh anaknya sambil menangis,” kata Ilham, Kamis.

"Tapi mau mendekat kami takut," tambahnya.

Baca juga: Setelah Aniaya Ayahnya hingga Tewas, Pelaku Peluk Mayat Korban Sambil Menangis

Gangguan jiwa

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Kepala Desa Banjarejo Zainudin mengatakan, insiden penganiayaan itu diduga sudah dilakukan pada Kamis dini hari.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X