Pekerja Seni Demo di Depan Pendopo Bupati Jombang, Bawa 100 Mobil dan "Speaker"

Kompas.com - 20/07/2020, 20:52 WIB
Para pekerja seni, bersama pelaku usaha jasa sewa sound system dan perlengkapan hajatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar aksi demonstrasi dengan membawa peralatan sound system di atas kendaraan masing-masing, Senin (20/7/2020). Mereka sempat melakukan orasi di depan rumah Dinas Bupati Jombang dengan tuntutan utama agar Mundjidah Wahab, segera memberikan izin keramaian KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍPara pekerja seni, bersama pelaku usaha jasa sewa sound system dan perlengkapan hajatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar aksi demonstrasi dengan membawa peralatan sound system di atas kendaraan masing-masing, Senin (20/7/2020). Mereka sempat melakukan orasi di depan rumah Dinas Bupati Jombang dengan tuntutan utama agar Mundjidah Wahab, segera memberikan izin keramaian

JOMBANG, KOMPAS.com - Sejumlah pekerja yang bergerak di penyewaan jasa sound system hingga seniman menggelar unjuk rasa di depan Alun-alun sampai Pendopo Kabupaten Jombang pada Senin (20/7/2020).

Mereka mendesak Bupati Jombang Mudjidah Wahab segera mencabut pembatasan izin keramaian yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak pertengahan Maret.

Baca juga: Kepala Dusun Meninggal karena Corona, 109 Warga Jalani Tes Swab, 6 Positif Covid-19

Para demonstran membawa seratus lebih mobil yang terdiri dari pikap dan truk. Di atas mobil itu terdapat seperangkat sound system dan speaker.

Demonstran itu berorasi di depan Pendopo Kabupaten Jombang.  Mereka menyuarakan sejumlah keluhan karena kebijakan pembatasan izin keramaian yang diterapkan sejak pandemi Covid-19.

Koordinator aksi, Muntasir mengatakan, sejak berlangsungnya pandemi Covid-19, para pelaku usaha penyewaan sound system, pekerja seni dangdut dan tradisional kehilangan pendapatan.

Menurut Muntasir, kebijakan itu membuat mereka kehilangan pekerjaan karena berbagai kegiatan masyarakat termasuk hajatan, resepsi pernikahan, dan khitanan, dibatalkan.

Mereka kelimpungan memenuhi kebutuhan untuk bertahan hidup selama empat bulan terakhir.

"Sudah empat bulan kami tidak bekerja, itu menjadi pukulan kami. Dengan kegiatan ini kami berharap bisa mengetuk hati Ibu Bupati Jombang, supaya memberikan izin," kata Muntasir saat orasi.

Sementara itu, musisi lokal asal Jombang Uci Astika yang turut dalam aksi tersebut juga menyampaikan hal serupa. Uci bersedia mengikuti protokol kesehatan yang berlaku sebagai syarat keluarnya izin keramaian.

Baca juga: Kepala Dusun Meninggal karena Covid-19, Sempat Hadiri Pernikahan Warga

"Kami hanya meminta agar diizinkan untuk beraktifitas kembali seperti semula. Segera berlakukan new normal dan kami siap untuk mematuhi segala peraturan (protokol kesehatan) yang diberikan," kata Uci Astika.

Tanggapan Bupati Jombang

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan, Pemkab Jombang segera mengeluarkan izin keramaian, namun dengan sejumlah syarat ketat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

Regional
Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Regional
30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

Regional
Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Regional
'Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya'

"Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya"

Regional
Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Regional
Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Regional
Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Regional
Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Regional
Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X