Update Banjir Bandang di Masamba 18 Juli: Korban Meninggal 36 Orang

Kompas.com - 18/07/2020, 21:23 WIB
Korban banjir ditemukan di puing puing kayu bercampur lumpur di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Sabtu (18/07/2020) MUH. AMRAN AMIRKorban banjir ditemukan di puing puing kayu bercampur lumpur di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Sabtu (18/07/2020)

LUWU UTARA, KOMPAS.com – Korban jiwa akibat banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, hingga Sabtu (18/07/2020) siang, bertambah menjadi 36 orang.

“Tim gabungan Basarnas hari ini menemukan tiga jenazah di Desa Radda berjenis kelamin perempuan, sehingga jumlah korban meninggal dunia mencapai 36 orang,” kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Mustari kepada wartawan, Sabtu (18/7/2020).

Baca juga: 14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Petugas, kata dia, masih melakukan pencarian terhadap 18 warga yang dinyatakan hilang.

“Setelah menemukan tiga jenazah, pencarian dihentikan karena cuaca tidak bersahabat yakni hujan deras meski sebelumnya pada pagi hari cuaca agak bersahabat,” tutur Rizal.

Seluruh jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Hikmah Masamba untuk diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Kebutuhan Korban Bencana di Masamba Terpenuhi

Diberitakan sebelumnya, Banjir bandang Sungai Masamba di Kabupaten Luwu Utara, menyapu sebagian wilayah Masamba dan Radda Baebunta.

Hal tersebut menyebabkan 14.483 warga yang berasal dari Masamba 7.748 jiwa, Baebunta 5.808 jiwa, dan Sabbang 927 jiwa memutuskan mengungsi.

Banjir bandang Sungai Masamba juga telah memakan korban jiwa. Pada Kamis (16/7/2020), terdapat 5 tambahan korban meninggal dunia.

Baca juga: Jokowi Minta Menteri PUPR Segera Pulihkan Kondisi Masamba

Dengan tambahan itu, maka total korban meninggal dunia mencapai 24 jiwa.

Jumlah paling banyak berasal dari Kecamatan Baebunta dan Masamba.

Selain itu, banjir bandang juga menyebabkan 30 korban luka, dan 44 orang masih dalam pencarian.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk meng-update data terbaru korban bencana banjir,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara Muslim Muhtar, Kamis (16/7/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Sekretaris yang Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Regional
Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Regional
Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Regional
Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

Regional
Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
Kisah Syamsuddin Hilang 8 Hari di Hutan Perbatasan Malaysia, Dihantui Suara Hewan Buas, Ditemukan Lemas

Kisah Syamsuddin Hilang 8 Hari di Hutan Perbatasan Malaysia, Dihantui Suara Hewan Buas, Ditemukan Lemas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X