KILAS DAERAH

Jaga Kawasan Pantai Papua, Sejumlah Relawan Lakukan Sulam Mangrove

Kompas.com - 18/07/2020, 14:40 WIB
Sejumlah relawan Dompet Dhuafa mengisi akhir pekan dengan menanam mangrove di Ciberi
Enggros, Kota Jayapura. Sejumlah relawan Dompet Dhuafa mengisi akhir pekan dengan menanam mangrove di Ciberi Enggros, Kota Jayapura.

Kompas.com -Seiring berjalannya waktu, keberadaan hutan mulai terkikis akibat banyaknya peralihan fungsi lahan. Dulu hutan rindang dapat ditemui di hampir seluruh pulau di Indonesia, tetapi sekarang tidak lagi.

Nasib serupa turut terjadi pada hutan mangrove. Tak banyak orang yang paham akan pentingnya keberadaan hutan yang ada di sisi pantai ini, sehingga keberadaannya terabaikan.

Kurangnya pemeliharaan maupun kesadaran masyarakat menjadikan hutan mangrove kian terkikis dan mati. Contohnya seperti kawasan hutan mangrove di Ciberi Enggros, Jayapura.

Menurut koordinator Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Papua Rizky Fauzi Arianto, dahulu kawasan hutan mangrove ini memiliki pepohonan yang lebat.

Namun, kurangnya pemeliharaan menjadikan sebagian pepohonan mati. Kondisi ini akhirnya memberi dampak buruk pada lingkungan sekitar, seperti abrasi pantai, gelombang pasang yang tak terbendung, hingga rusaknya habitat beberapa biota laut. 

Baca juga: Permukaan Laut Naik, Hutan Mangrove Berpotensi Hilang pada 2050

Demi menyelamatkan kawasan hutan mangrove, DDV Papua dan Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa pun menginisiasi gerakan Sulam Mangrove.

Melalui gerakan ini DDV melakukan penanaman kembali bibit-bibit mangrove di pantai-pantai Papua, termasuk Ciberi Enggros. 

“Jika tidak segera dilakukan penyulaman atau penanaman kembali, dikhawatirkan akan semakin merembet (masalahnya) dan akhirnya tidak ada yang meredam air laut ketika pasang,” kata Rizky menurut keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).

DDV Papua berkolaborasi dengan Satuan Karya Pramuka pecinta hutan (Saka Wanabakti) dan Komunitas Kaswari Hijau untuk menyukseskan gerakan ini.

Obyektif gerakan ini bukan hanya pelestarian mangrove, tetapi juga memberi edukasi pada masyarakat mengenai hutan mangrove.

Baca juga: Pulau Kaledupa Wakatobi Jaga Mangrove Alami dengan Kearifan Lokal

Oleh sebab itu, pelaksanaannya pun meliputi kegiatan sosialisasi menggalakkan sosialisasi tentang manfaat hutan mangrove bagi kehidupan manusia. 

Sosialisasi diselenggarakan dengan menggandeng komunitas Kespro dan Peer Counselor. Diharapkan sosialisasi ini dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat setempat terhadap tumbuhan mangrove, sehingga turut menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam.

Dengan begitu, tak hanya mencegah abrasi dan menjaga biota laut, masyarakat juga dapat hidup lebih nyaman.

Melalui pesan singkat pada Selasa (14/7/2020), Rizky juga berharap dapat mengajak komunitas lain untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove di tempat mangrove lainnya, agar kawasan-kawasan pantai di Papua tetap hijau dan terhindar dari abrasi air laut.* 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X