Kompas.com - 13/07/2020, 17:29 WIB
Kampus Universitas Hasanuddin Makassar. Kampus Universitas Hasanuddin Makassar.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 12 dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar positif terpapar virus corona.

Dekan Fakultas Kedokteran yang juga Ketua Satgas Covid-19 Unhas Prof. Budu menjadi salah satu dosen yang terpapar.

Direktur Komunikasi Unhas Suharman Hamzah mengatakan, dari analisis yang dilakukan tim internal Unhas, 12 dosen yang terpapar kebanyakan dari dosen di bidang keilmuan kesehatan.

Baca juga: Gelar Rapid Test Massal, 19 Dosen Unhas Reaktif Covid-19

Selain Prof. Budu, kata Suharman, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi dan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Unhas juga positif Covid-19.

"12 (dosen) ini isolasinya di rumah, karena mereka semua rata-rata tanpa gejala yang berat," kata Suharman saat dihubungi Kompas.com, Senin (13/7/2020).

Suharman mengatakan, dari analisis tracing tim internal Unhas, diduga ada tiga pola penularan yang didapatkan belasan dosen yang terpapar tersebut.

Pola pertama, kata Suharman, kebanyakan dosen yang terpapar memang dalam keseharian bertugas sebagai dokter.

Baca juga: Ada 25 Pegawai Unhas Makassar Positif Covid-19, Diduga Terpapar dari Luar Kampus

Ada juga yang tergabung dalam satgas Covid-19 baik itu di kampus, satgas Covid-19 kota, maupun provinsi. 

"Mereka banyak dilibatkan sehingga memang interaksi dengan orang itu besar. Itu pola pertama yang kita lihat," kata Suharman. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X