KILAS DAERAH

Gubernur Babel Apresiasi Akreditasi Paripurna RSUP Ir. Soekarno

Kompas.com - 09/07/2020, 13:29 WIB
Gubernur Provinsi Babel Erzaldi, saat hendak menerima laporan dan paparan dewan pengawas rumah sakit, di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali RSUP Ir. Soekarno, Rabu (8/7/2020). DOK. HUMAS PEMPROV BABEL / IYAZ ZIGubernur Provinsi Babel Erzaldi, saat hendak menerima laporan dan paparan dewan pengawas rumah sakit, di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali RSUP Ir. Soekarno, Rabu (8/7/2020).

KOMPAS.com - Gubernur Provinsi Bangka Belitung ( Babel) Erzaldi, mengapresiasi RSUP Ir. Soekarno yang berhasil meraih akreditasi paripurna.

“Walaupun lokasinya agak jauh, masyarakat tetap suka datang ke RSUP Ir. Soekarno karena pelayanannya prima,” kata Erzaldi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal tersebut dikatakan Erzaldi, saat menerima laporan dan paparan dewan pengawas rumah sakit, di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali RSUP Ir. Soekarno, Rabu (8/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, dewan pengawas rumah sakit mengatakan, kinerja keuangan APBD 2019 mencapai 88,66 persen, dengan realisasi fisik sebesar 90,46 persen.

Baca juga: Bangka Belitung Alokasikan Rp 25 Miliar untuk Tanggulangi Wabah Corona

Sementara itu, realisasi anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mencapai 87,58 persen, meliputi pelayanan gawat darurat, rawat jalan, dan rawat inap.

Erzaldi pun berpesan, capaian tersebut harus dipertahankan, bahkan dikembangkan. Salah satu caranya dengan memiliki sistem informasi yang terintegrasi dan terkoneksi dengan seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Babel.

Dengan demikian, kata dia, RSUP Ir. Soekarno dapat melayani seluruh masyarakat atau pasien, khususnya yang berasal dari rujukan rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang berada di seluruh Babel.

Erzaldi juga berharap, kerja sama dengan beberapa rumah sakit besar yang selama ini sudah berjalan dimanfaatkan untuk menghadirkan dokter-dokter ke Babel. Dengan begitu, masyarakat Babel tidak perlu berobat ke luar provinsi.

Baca juga: Ini Langkah Provinsi Bangka Belitung Cegah Penyebaran Virus Corona

Kemudian, Erzaldi melanjutkan, RSUP Ir. Soekarno juga harus memiliki strategi untuk menguraikan seluruh permasalahan rumah sakit.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dinas kesehatan dan dewan pengawas harus memberi dukungan, dengan memasang indikator-indikator pengawasan yang benar-benar membuat rumah sakit menjadi lebih maju, serta membuat laporan minimal dua kali dalam satu tahun.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUP Ir. Soekarno Armayani, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak.

Armayani mengatakan, dalam tiga tahun terakhir RSUP Ir. Soekarno mengalami kemajuan. Pelaksanaan BLUD sejak 2017 dan kehadiran dewan pengawas pun membuat layanan rumah sakit semakin bermutu dan berkelas.

Baca juga: Daftar Rumah Sakit Rujukan Penanganan Corona di Bangka Belitung

Armayani menambahkan, ke depan pihaknya akan mengembangkan beberapa ruang dan layanan. (LULUS/LISTYA)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berharap Indonesia Bebas dari Bencana, Ganjar Gelar Doa Lintas Agama

Berharap Indonesia Bebas dari Bencana, Ganjar Gelar Doa Lintas Agama

Regional
Sergei Kosenko, Turis Rusia yang Ceburkan Diri ke Laut bersama Motor Dideportasi dari Indonesia

Sergei Kosenko, Turis Rusia yang Ceburkan Diri ke Laut bersama Motor Dideportasi dari Indonesia

Regional
Warga Sempat Dengar Teriakan 'Ya Allah' Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Warga Sempat Dengar Teriakan "Ya Allah" Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Regional
Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Regional
Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Regional
Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Regional
Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X