Ketika Akademi TNI "Keukeuh" Minta Wali Kota Magelang Pindah Kantor

Kompas.com - 07/07/2020, 06:54 WIB
Sejumlah anggota Akademi TNI hendak memasang patol plang di area kantor Walikota Magelang Jumat, (5/7/2020) lalu. KOMPAS.COM/IKA FITRIANASejumlah anggota Akademi TNI hendak memasang patol plang di area kantor Walikota Magelang Jumat, (5/7/2020) lalu.

MAGELANG, KOMPAS.com - Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letnan Jenderal Mar Bambang Suswantono mendesak Pemerintah Kota Magelang untuk segera pindah dari kantor yang saat ini ditempati di Jalan Sarwo Edhie Wibowo.

Bambang memberi dua pilihan bagi Pemkot Magelang, yakni tukar tanah (ruilslag) atau pindah ke kantor lama di Gedung PDAM Kota Magelang, Jalan Veteran.

"Ada dua opsi, yang pertama ruilslag, tapi itu tidak mungkin dengan kondisi negara sekarang. Jadi satu-satunya jalan, wali kota harus turunkan ego sektoralnya dan pindah dari aset kita itu," kata Bambang seusai menghadiri wisuda Akademi Militer, Magelang, Senin (6/7/2020).

Baca juga: TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Dia mengatakan, Pemkot Magelang tak akan sanggup menempuh ruilslag melihat dari kemampuan pendapatan asli daerah (PAD) dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang sangat kecil.

"Jadi harus ada yang ngalah. Wali kota turunkan ego sektoralnya bahwa Anda tidak punya hak untuk memiliki aset itu. Kita juga dalam rangka menertibkan administrasi negara," ucap Bambang.

"Selama ini aset itu milik Akademi TNI, tapi jadi temuan BPK karena dipakai pihak lain. Saya pemiliknya dan saya akan gunakan (Kantor Wali Kota Magelang) sebagai kantor," sambungnya.

Menurut Bambang, langkah tegas pihaknya itu bukannya secara tiba-tiba. Sudah sembilan kali koordinasi sejak 2011 sampai sekarang, tetapi tidak pernah ada hasil.

"Silakan kembali ke kantor semula di Alun-alun. Kalau jadi enggak enak karena kantornya kecil, ya itu urusannyalah," papar dia.

Baca juga: TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Bambang juga meminta Wali Kota Magelang untuk legawa dan segera pindah. Pihaknya siap memberikan tenggat waktu selama 6 bulan hingga 1 tahun ke depan.

"Yang penting ada iktikad baik dulu dari wali kota soal rencana pindah. Kalau sanggupnya tahun depan, setelah pilkada, ya monggo. Kita akan atur itu, tapi selama ini kan (pernyataan dari wali kota) enggak keluar, tidak bersedia," ujarnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

Regional
Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Regional
Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Regional
Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Regional
Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Regional
Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Regional
Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Regional
Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Regional
Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X