TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Kompas.com - 04/07/2020, 07:34 WIB
Puluhan anggota TNI mendatangi kantor Walikota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020). Mereka memasang beberapa patok plang atau papan nama di area depan kantor tersebut. Papan itu bertuliskan Tanah dan Bangunan Ini Milik Dephankam Cq. Mako Akabri/Mako Akademi TNI, Berdasarkan SHP No.9 Tahun 1981, IKN No.2020335014, Luas Tanah 40.000 M2. KOMPAS.COM/IKA FITRIANAPuluhan anggota TNI mendatangi kantor Walikota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020). Mereka memasang beberapa patok plang atau papan nama di area depan kantor tersebut. Papan itu bertuliskan Tanah dan Bangunan Ini Milik Dephankam Cq. Mako Akabri/Mako Akademi TNI, Berdasarkan SHP No.9 Tahun 1981, IKN No.2020335014, Luas Tanah 40.000 M2.

MAGELANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Magelang menyayangkan pemasangan patok plang atau papan nama di area kantor wali kota Magelang yang dilakukan oleh Akademi TNI, Jumat (3/7/2020).

Pelang itu bertuliskan "Tanah dan Bangunan Ini Milik Dephankam Cq. Mako Akabri/Mako Akademi TNI, Berdasarkan SHP No.9 Tahun 1981, IKN No.2020335014, Luas Tanah 40.000 M2".

Wali Kota Magelang Sigit  Widyonindito menuturkan, sejak empat tahun terakhir pihaknya selama ini sudah melakukan berbagai upaya termasuk dialog dengan Akademi TNI yang difasilitasi oleh Kementarian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait persoalan aset tersebut.

"Kami sayangkan ada pemasangan plang itu. Sejauh ini kami berkomunikasi dengan baik dengan Akademi TNI, bahkan kemarin (Kamis) kami juga rapat membahas persoalan ini, difasilitasi Kemendagri, tapi memang hasilnya masih ditunda," ujar Sigit, dalam keterangan pers resmi yang diterima, Jumat sore.

Baca juga: TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Sigit menjelaskan, bangunan di komplek kantor wali kota Magelang yang saat ini ditempati, sebelumnya memang milik eks Mako Akabri yang berdiri di atas tanah seluas 40.000 meter persegi sesuai Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 9 / Kelurahan Tidar (sekarang masuk Kelurahan Magersari), Kecamatan Magelang Selatan, atas nama Departemen Pertahanan Keamanan Cq Mako Akabri.

Sesuai prasasti yang melekat di Gedung Eks Mako Akabri tersebut tertulis bahwa 1 April 1985 Mako Akabri di Jalan Jenderal Sarwo Edi Wibowo No. 2 Magelang (dulu Jalan Panca Arga), digunakan untuk Kantor Pemerintah Daerah Kotamadya Dati II Magelang.

Baca juga: Terlihat Kurus, Risma: Ngurus Pasien Capek, Saya dan Staf Semua Turun Berat Badannya...

Adapun peresmian “Gedung Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Magelang" dilaksanakan pada masa pemerintahan Wali Kota Magelang Bagus Panuntun, pada 15 Mei 1985, oleh Menteri Dalam Negeri yang saat itu dijabat oleh Soepardjo Rustam.

"Kami melihat dokumen aset yang ada di Pemkot Magelang bahwa pada tahun 1985 Menteri Pertahanan waktu itu Pak Susilo Sudarman, menyerahkan kepada Mendagri Suparjo Rustam. Kemudian, dari Mendagri menyerahkan ke Gubernur Jawa Tengah, supaya ditempati sebagai kantor Walikota Magelang," ujar Sigit.

Pemkot Magelang tidak mungkin serta merta menggunakan aset Mako Akabri yang saat ini menjadi Akademi TNI tersebut, tanpa ada dasar dokumen dan sejarahnya.

Upaya penyelesaian

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

Regional
Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Regional
Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Regional
PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

Regional
Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Regional
Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Regional
Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Regional
Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Regional
Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Regional
Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Regional
Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Regional
BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

Regional
Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Regional
Di Balik Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Mayat Dibungkus 3 Lapis, Pelaku Sempat Makan Sate dan Merokok

Di Balik Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Mayat Dibungkus 3 Lapis, Pelaku Sempat Makan Sate dan Merokok

Regional
Terbawa Arus, Tongkang Batu Bara Terdampar dan Terjang Warung di Pulo Kodok Tegal, Ini Kronologinya

Terbawa Arus, Tongkang Batu Bara Terdampar dan Terjang Warung di Pulo Kodok Tegal, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X