Seorang Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Corona di Surabaya Positif Covid-19

Kompas.com - 06/07/2020, 17:39 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

SURABAYA, KOMPAS.com - Salah satu tersangka kasus pengambilan paksa jenazah pasien corona di Surabaya dinyatakan positif Covid-19. 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan satu dari empat tersangka tersebut positif Covid-19.

Baca juga: Pengambilan Paksa Jenazah PDP di Makassar Berakhir Ricuh, 2 Orang Sempat Diamankan

"Berdasarkan hasil tes swab beberapa hari lalu, satu positif, tiga lainnya negatif," kata Ganis, dikonfirmasi Senin (6/7/2020).

Tersangka yang dinyatakan positif Covid-19 itu dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jawa Timur.

Sementara itu, tiga tersangka lainnya juga diisolasi.

"Tiga (tersangka) lainnya meskipun negatif, masih diisolasi," jelasnya.

Ganis menegaskan, hal itu menjadi bukti tindakan penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 sangat berbahaya.

"Ini juga peringatan bagi masyarakat lainnya," terang Ganis.

Selain tersangka itu, sebelumnya salah satu keluarga yang ikut membuka dan memandikan jenazah corona juga dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Paru Surabaya awal Juni 2020.

Mereka adalah putra dari pasien yang meninggal akibat Covid-19, yakni MIR (28), ADS (25), MKA (23), dan BPP (22).

Baca juga: Kasus Pemakaman Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Pemkot Ambon Belum Lakukan Tracing

Polisi menjerat empat tersangka itu dengan pasal berlapis seperti Undang-Undang Karantina, Undang-Undang Wabah Penyakit dan KUHP Pasal 214 dan Pasal 216 tentang Perlawanan Secara Bersama-sama kepada Petugas Berwenang.

Mereka diancam dengan hukuman di atas lima tahun penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Regional
Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2020

Regional
2 Daerah di Surabaya Raya Jadi Zona Orange, Pakar: Ini Kemajuan bagi Jatim

2 Daerah di Surabaya Raya Jadi Zona Orange, Pakar: Ini Kemajuan bagi Jatim

Regional
Guru Ngaji di Makassar Mengaku Khilaf Telah Cabuli Muridnya

Guru Ngaji di Makassar Mengaku Khilaf Telah Cabuli Muridnya

Regional
Fakta Video PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda, Gara-gara Parkir dan Direkam Tahun 2012

Fakta Video PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda, Gara-gara Parkir dan Direkam Tahun 2012

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Laporkan Anak Gadisnya ke Polisi, gegara Bisnis Keluarga dan 'Orang Ketiga'

Duduk Perkara Anggota DPRD Laporkan Anak Gadisnya ke Polisi, gegara Bisnis Keluarga dan "Orang Ketiga"

Regional
Kasat Reskrim Polres Selayar Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

Kasat Reskrim Polres Selayar Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2020

Regional
Akun Facebook Bupati Majalengka Dibajak untuk Minta Sumbangan Covid-19

Akun Facebook Bupati Majalengka Dibajak untuk Minta Sumbangan Covid-19

Regional
Diduga Terlibat Pelecehan Seksual dan Pemerasan, Kasat Reskrim Selayar Dimutasi

Diduga Terlibat Pelecehan Seksual dan Pemerasan, Kasat Reskrim Selayar Dimutasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X