Kompas.com - 02/07/2020, 18:39 WIB
Suasana sidang dengan agenda vonis terhadap Bupati nonaktif Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (2/7/2020). Agung divonis selama 7 tahun penjara atas kasus suap. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASuasana sidang dengan agenda vonis terhadap Bupati nonaktif Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (2/7/2020). Agung divonis selama 7 tahun penjara atas kasus suap.


LAMPUNG, KOMPAS.com – Selain divonis selama tujuh tahun penjara, Bupati Lampung Utara nonaktif Agung Ilmu Mangkunegara juga dijatuhi pidana tambahan terkait hak politiknya.

Pidana tambahan itu dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tanjung Karang dalam sidang yang digelar secara daring (online), Kamis (2/7/2020).

“Menjatuhi pidana terhadap terdakwa Agung dicabut hak dipilihnya dalam jabatan publik,” kata Ketua Majelis Hakim Efiyanto yang membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (2/7/2020).

Majelis hakim menyatakan, pidana tambahan pencabutan hak politik itu terhitung Agung selesai menjalani pidana pokok.

Baca juga: Jaksa KPK Tuntut Bupati Nonaktif Lampung Utara Dicabut Hak Dipilihnya

Vonis 7 tahun penjara, denda Rp 750 juta, dicabut hak pilihnya

Sebelumnya, Agung divonis pidana selama tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 750 juta subsider 8 bulan kurungan.

Vonis itu dijatuhkan setelah majelis hakim menyatakan Agung terbukti melakukan praktek suap selama dia menjabat sebagai Bupati Lampung Utara periode 2015 – 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas praktek suap itu, majelis hakim pun menjatuhi pidana uang tambahan terhadap Agung sebesar Rp77,5 miliar.

Dengan ketentuan, jika tidak bisa dibayarkan, maka harta bendanya akan dilelang.

“Jika tidak mencukupi, maka dipidana selama dua tahun penjara,” kata Efiyanto.

Baca juga: Kasus Gratifikasi Rp 100 Miliar, Bupati Nonaktif Lampung Utara Dituntut 10 Tahun Penjara

kuasa hukum dan jaksa pikir-pikir

Atas vonis majelis hakim tersebut, Agung melalui Kuasa Hukumnya, Sopian Sitepu mengatakan mengajukan pikir-pikir selama satu minggu.

Pun begitu dengan Jaksa KPK yang menyatakan pikir-pikir atas vonis dari majelis hakim.

Diketahui, , bupati (nonaktif) Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara didakwa telah menerima uang gratifikasi lebih dari Rp 100 miliar selama lima tahun menjabat.

Uang suap dan gratifikasi itu diperoleh selama Agung menjabat sebagai Bupati Lampung Utara periode pertama (2015 - 2019).

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.