Titik Api Karhutla Riau Bertambah, Selain di Pelalawan, Juga Ada di Dumai

Kompas.com - 30/06/2020, 16:40 WIB
Petugas Manggala Agni Daops Dumai tengah berjibaku memadamkan titik api karhutla di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, Selasa (30/6/2020). KOMPAS.COM/IDONPetugas Manggala Agni Daops Dumai tengah berjibaku memadamkan titik api karhutla di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, Selasa (30/6/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Riau harus mewaspadai bertambahnya titik api kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di musim kemarau ini,

meski tengah fokus menangani wabah Covid-19.

Pasalnya, selain di Kabupaten Pelalawan, karhutla saat ini juga terjadi di Kota Dumai.

Seperti diketahui, kedua wilayah ini termasuk rawan karhutla karena lahan bergambut.

Baca juga: Karhutla di Pelalawan Riau Mendekati Lahan Perusahaan

Karhutla di Dumai sedang dilakukan pemadaman oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan masyarakat peduli api (MPA).

Kepala Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Dumai Ismail Hasibuan mengatakan, lokasi kebakaran terdapat di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

"Kebakaran terjadi sejak siang kemarin, Senin (29/6/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu kami langsung melakukan pemadaman bersama tim gabungan," ujar Ismail saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (30/6/2020).

Menurut dia, luas lahan yang terbakar sementara diperkirakan dua hektar. Lahan yang terbakar itu sebagian semak belukar dan di dalamnya ada beberapa batang sawit.

Namun, kepala api sudah berhasil disekat oleh petugas, supaya kebakaran tidak makin meluas.

"Api yang menyala di permukaan sudah tidak ada. Cuma api di dalam gambut yang mengeluarkan asap. Kepala api sudah kita sekat dari kemarin," sebut Ismail.

Baca juga: Karhutla Mulai Muncul di Riau, Lahan Gambut di Pelalawan Terbakar

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X