Ridwan Kamil Sebut Banyak Orangtua Tidak Disiplin Protokol Kesehatan

Kompas.com - 30/06/2020, 07:40 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dirangkaikan dengan Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat provinsi secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (29/6/2020). Dok. Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dirangkaikan dengan Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat provinsi secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (29/6/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut masih banyak orangtua yang tidak disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

Salah satu yang membuat ia gusar, banyak anak kecil yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruang.

"Orangtua banyak enggak disiplin. Orangtua pakai (masker), anak-anak tidak pakai masker," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat menggelar konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (29/6/2020).

Baca juga: Rhoma Irama dan Penyelenggara Acara Akan Diperiksa Polisi

Ia pun kembali mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para orangtua agar senantiasa menjaga anaknya dengan memakaikan masker, serta menerapkan protokol kesehatan.

"Ini harus disiplin, tolong bantu edukasi. Saya khawatir kalau enggak disiplin, bagaimana nanti ketika sekolah. Kalau susah, minimal pakai face shield," kata Emil.

Ia mengkhawatirkan penularan virus kembali meningkat apabila banyak anak yang tidak pakai masker dan menjadi media penularan.

Baca juga: Kota Sukabumi Zona Hijau, Aktivitas Sekolah Dimulai secara Bergantian

Emil mengatakan, angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di Jabar terus mengalami kenaikan.

Selain itu, level kewaspadaan di sejumlah daerah juga mulai berangsur membaik.

Bahkan, Kota Sukabumi menjadi daerah pertama di Jabar yang masuk zona hijau.

Artinya, Kota Sukabumi kemungkinan bisa mulai melaksanakan kegiatan pendidikan.

"Di Jabar, orang yang sembuh jumlahnya sudah melebihi yang dirawat. Jumlah yang di rumah sakit berkurang lagi sampai 26 persen," kata Emil.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X