Kota Sukabumi Zona Hijau, Aktivitas Sekolah Dimulai secara Bergantian

Kompas.com - 29/06/2020, 23:09 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kiri) saat meninjau lokasi pengalihan arus dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOWali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (kiri) saat meninjau lokasi pengalihan arus dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dilaksanakan sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yaitu secara bergantian.

"Tapi kepastiannya baru besok, karena kami akan melaksanakan rapat Muspida dulu," kata Fahmi kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2020) malam.

Baca juga: Masuk Zona Hijau, Kota Sukabumi Siap Mulai Aktivitas di Sekolah

Fahmi mengungkapkan rasa syukur setelah Kota Sukabumi ditetapkan menjadi daerah pertama yang menjadi zona hijau di Jawa Barat.

"Alhamdulillah, tentunya kebahagiaan bagi Kota Sukabumi, karena masuk zona hijau. Namun kami minta kepada warga tidak euforia," ujar Fahmi.

Baca juga: Rhoma Irama dan Penyelenggara Acara Akan Diperiksa Polisi

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Kota Sukabumi menjadi daerah pertama yang masuk zona hijau dalam level kewaspadaan Covid-19 di Jabar.

Dengan demikian, Kota Sukabumi bisa menyelenggaran kegiatan pendidikan di sekolah.

Namun, aktivitas sekolah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

"Saya ucapkan selamat kepada Gugus Tugas, Wali Kota, dan masyarakat Kota Sukabumi yang berhasil meningkatkan semua indeksnya yang ada sembilan itu," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Bandung, Senin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X