Rhoma Irama Tetap Konser Saat Bogor PSBB, Bupati Ade Ambil Langkah Hukum

Kompas.com - 29/06/2020, 18:02 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin atau sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sedang meninjau RS rujukan Covid-19. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin atau sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sedang meninjau RS rujukan Covid-19.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Meski sempat dilarang konser bersama Soneta Grup, raja dangdut Rhoma Irama tetap manggung dalam acara hajatan atau khitanan putra dari Abah Surya Atmaja di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aksi Rhoma di atas panggung pada Minggu sore itu juga turut dihadiri oleh sejumlah artis seperti Rita Sugiarto, Caca Handika, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Yus Yunus dan beberapa artis ibu kota lainnya.

Pelantun lagu Begadang ini turut menyumbangkan beberapa buah lagu yang telah mengundang banyak kerumunan di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional.

Baca juga: Alasan Bupati Bogor Larang Konser Rhoma Irama dan Soneta: Khawatir Covid-19 Meluas

Menyikapi keadaan tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa Rhoma telah ingkar janji karena tetap manggung dan membawakan beberapa lagu.

Padahal, kata Ade, Gugus Tugas sudah bersikap tegas dengan mengirimkan surat peringatan agar tidak tampil, sekalipun hanya hadir dalam kapasitas sebagai tamu undangan.

Di saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih menerapkan PSBB proporsional sudah jelas segala bentuk hiburan ditiadakan karena bisa mengundang keramaian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu juga dikhawatirkan akan membuat penyebaran virus corona semakin meluas di wilayah yang masih berada di zona merah kecamatan.

"Kenyataannya acara tetap digelar dan tidak mengindahkan peraturan Pemkab Bogor yang tertuang dalam Perbup No. 35 tahun 2020," tegas Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2020).

Ade yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor meminta kepada tim gabungan gugus tugas dari kepolisan untuk menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut, karena tidak mengindahkan surat teguran.

"Saya minta semuanya diproses hukum, tidak pandang bulu siapa pun orang yang melanggar aturan, jangan sampai di sini menjadi episentrum Covid-19 karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Ade.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya pihak yang mengundang sudah menerima surat pembatalan konser musik di wilayah Pamijahan tersebut.

Baca juga: Dilarang Konser di Acara Khitanan, Pamflet Rhoma Irama dan Soneta Sudah Tersebar

Dalam surat bernomor 83/Covid-19/Sekret/VI/2020 tertulis supaya membatalkan rencana pertunjukan atau konser musik Soneta Grup dan acara hiburan lainnya yang bersifat mengumpulkan massa selama masih diberlakukannya PSBB di Kabupaten Bogor.

"Sebelumnya sudah dikirimkan surat itu, jadi jelas tidak dibenarkan kegiatan kemarin di Pamijahan karena aturan dilanggar, surat teguran diabaikan dan sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X