Buaya di Waduk Jatigede, Warga Diminta Waspada

Kompas.com - 26/06/2020, 16:19 WIB
Anak buaya yang tertangkap pemancing di pesisir Waduk Jatigede diamankan Polsek Wado. Dok. Polsek Wado/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHAnak buaya yang tertangkap pemancing di pesisir Waduk Jatigede diamankan Polsek Wado. Dok. Polsek Wado/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Satuan Kerja Waduk Jatigede telah meminta bantuan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat terkait keberadaan buaya di perairan waduk di Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya, pemancing asal Kecamatan Wado secara tak sengaja menangkap anak buaya saat sedang memancing di wilayah perairan Waduk Jatigede.

Staf Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk- Cisanggarung Yuyu Wahyudin mengatakan, pihaknya baru mengetahui keberadaan buaya saat beritanya menyebar.

Baca juga: 2 Begal Ini Dikejar Warga sampai Kehabisan Bensin

"Kami menaruh atensi penuh atas adanya pemberitaan terkait keberadaan buaya ini. Kami telah mengambil langkah konkret dengan meminta bantuan kepada pihak BKSDA Jawa Barat," ujar Yuyu kepada Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Yuyu menuturkan, permintaan bantuan kepada BBKSDA Jabar ini untuk memastikan keberadaan buaya lain, selain anak buaya yang sebelumnya telah tertangkap.

"Sangat dimungkinkan ada buaya lainnya, bila yang kemarin tertangkap itu anak buaya. Jadi nanti BBKSDA yang melakukan pemantauan di wilayah perairan Jatigede," tutur Yuyu.

Baca juga: 10 Kabupaten dan Kota di Lampung Bebas dari Covid-19

Yuyu menyebutkan, dengan ditemukannya buaya ini, Satker Waduk Jatigede mengimbau warga untuk lebih waspada saat beraktivitas di wilayah sekitar waduk.

"Kami imbau untuk para pemancing khususnya di lokasi ditemukannya anak buaya kemarin untuk lebih waspada. Kepada warga lain yang beraktivitas di sekitar pesisir juga harus waspada, karena keberadaan buaya ini tentunya menjadi ancaman tersendiri," sebut Yuyu.

Sementara itu, Kapolsek Wado Iptu Arispen AR mengatakan, sejak ditemukannya anak buaya, jajaran Polsek Wado terus melakukan patroli dan menyampaikan imbauan kepada warga untuk lebih waspada.

Baca juga: Hilang Semalaman, Pria Ini Ditemukan di Dalam Mulut Buaya

"Kami terus patroli dan menyampaikan kepada warga yang tengah beraktivitas di wilayah pesisir untuk tetap waspada," ujar Arispen kepada Kompas.com.

Arispen menuturkan, hingga saat ini belum ada larangan untuk warga beraktivitas.

Selain melalui patroli langsung, imbauan juga disebar melalui pamflet di sejumlah tempat strategis di sekitar Kecamatan Wado, khususnya di lapak-lapak pemancingan.

"Jadi sifatnya untuk sementara ini kami hanya menyampaikan informasi untuk tetap waspada, khususnya kepada para pemancing dan penjala ikan," tutur Arispen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X