Dinas Tenaga Kerja Riau Investigasi Ledakan Tungku Pelebur Besi Baja

Kompas.com - 10/06/2020, 07:35 WIB
Ilustrasi ledakan. ShutterstockIlustrasi ledakan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau mendatangi PT Riau Perkasa Steel (RPS) di Jalan Pasir Putih, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (9/6/2020).

Kedatangan tim dari Disnakertrans Riau untuk melakukan investigasi mengenai ledakan tungku pelebur besi baja yang menyebabkan empat orang pekerja terluka.

"Kami turun ke PT RPS setelah mendapat laporan ada kejadian ledakan di perusahaaan. Alhamdulillah, setelah kami lihat peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Tetapi ada 4 karyawan yang luka ringan," ucap Kepala Disnakertrans Riau Jonli dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Sebuah Tungku Pelebur Besi Baja Meledak dan Menimbulkan Korban

Menurut Jonli, pada saat kejadian tersebut, empat karyawan yang terluka luka langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Mesra di Kecamatan Siak Hulu.

Dari empat orang korban, dua orang masih dirawat dan dua lagi sudah dibolehkan pulang.

"Jadi setelah kita minta keterangannya, dari segi perlindungan pekerja, perusahaan sudah pro aktif. Bahkan perusahaan sudah ada kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga, karyawan yang menjadi korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diobati," kata Jonli.

Menurut Jonli, kedatangan pihaknya ke perusahaan agar tidak terjadi salah sangka terhadap masyarakat yang ada di sekitar perusahaan.

Menurut dia, ledakan tungku peleburan besi baja tersebut telah membuat masyarakat sekitar lokasi terkejut dan khawatir.

Baca juga: Jumlah Pasien Corona yang Sembuh di Riau Lebih Banyak dari Kasus Baru

Saat ini kasus tersebut juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian, baik dari Polres Kampar dan Inafis Polda Riau. 

"Setelah kami cek, perusahaan sudah menerapakan unsur-unsur keselamatan tenaga kerja. Misalnya, pekerja di sana telah menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu dan lainnya. Termasuk hak pekerja juga sudah terpenuhi setelah kami tanyakan langsung kepada pekerja," kata Jonli.

Sementara itu, Pengawas K3 Disnakertrans Riau Rival menjelaskan, dalam kejadian ledakan ini ada kelalaian oleh pihak karyawan yang sedang bekerja.

Menurut dia, peralatan yang digunakan tidak diteliti dengan baik oleh karyawan sebelum digunakan, sehingga terjadi ledakan akibat adanya aliran oli di material yang digunakan.

"Jadi ada material yang dimasukkan itu ada hidrolik masih tersisa oli. Ketika tungku yang sudah ada dan siap peleburan logam, terjadi ledakan. Ini baru analisis awal dan akan dilakukan pengembangan," sebut Rival.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X