Kompas.com - 09/06/2020, 17:20 WIB
Ilustrasi Covid-19 DOK. PIXABAYIlustrasi Covid-19
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang pria berusia 44 tahun asal Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan tes swab di Surabaya sebelum terbang ke Kalimantan.

Pasien tersebut bekerja di Balikpapan, Kalimantan. Namun sejak November 2029, ia sudah kembali ke Banyuwangi.

Ia berencana kembali ke Kalimantan dan membutuhkan surat keterangan non reaktif dari rapid diagnose test (RDT).

Baca juga: Satu Orang dari Klaster Jamaat HOG Ketahuan Positif Corona Sebelum Naik Pesawat ke Medan

Pria tersebut kemudian melakukan RDT mandiri di salah satu rumah sakit swasta di Banyuwangi pada 2 Juni 2020.

Berbekal surat non reaktif, dia berangkat ke Surabaya dan tinggal bersama rekan kerjanya yang rencananya sama-sama akan ke Kalimantan.

Pada 4 Juni 2020, mereka berdua melakukan tes swab mandiri di Surabaya. Setelah tes swab keluar, mereka berdua dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Ibu Penumpang Pesawat yang Positif Corona Diduga Tertular Covid-19

Pasien tersebut kemudian pulang ke Banyuwangi menggunakan travel.

"Dan hasilnya, kedua pria ini dinyatakan positif corona. Pasien 11 ini pun langsung kembali ke Banyuwangi," jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, Senin (8/6/2020) dilansir dari rilis tertulis Humas Pemkab Banyuwangi.

Widji menambahkan kondisi klinis pasien 11 secara umum sehat dan tidak ada gejala kesakitan.

Saat ini, pasien 11 telah menjalani isolasi di RSUD Genteng Banyuwangi.

Baca juga: 2 Penumpang Positif Covid-19 Lolos Naik Pesawat, Andani: Ini karena Rapid Test

"Bisa dikatakan, pasien adalah OTG (orang tanpa gejala). Namun, yang bersangkutan tetap akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga sudah melakukan tracing ke kontak erat pasien. Segera kami lakukan rapid test, dan khusus kontak dekat juga akan dilakukan tes swab pula" kata dokter lulusan Universitas Airlangga tersebut.

Dari kasus tersebut, Rio kembali meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan luar kota, khususnya ke zona merah.

"Saat ini episentrum Covid-19 memang sudah bergeser dari Jakarta ke Surabaya. Oleh sebab itu, jika tidak sangat penting mohon menunda dulu bepergian ke Surabaya," kata Rio.

"Jangan lupa terus terapkan protokol kesehatan untuk diri kita. Pakai masker, banyak cuci tangan, hindari kontak erat dengan orang yang kita tidak tahu riwayat perjalanannya," kata Widji.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X