Tertular Anak yang Datang dari Jakarta, Ibu 70 Tahun Asal Sukabumi Positif Covid-19

Kompas.com - 09/06/2020, 17:28 WIB
Ilustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19 Shutterstock/Kobkit ChamchodIlustrasi pasien corona, virus corona, Covid-19

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang ibu berusia 70 tahun di Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 yang diduga tertular dari anaknya yang datang dari Jakarta. 

Anak sang ibu tersebut sebelumnya positif Covid-19, namun sudah sembuh dan dalam kondisi baik. 

Dengan demikian, per 9 Juni 2020 di Sukabumi terdapat penambahan 1 kasus positif Covid-19. 

Hal itu disampaikan Wakil Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman kepada wartawan dalam WhatsApp group, Selasa (09/06/2020).

Saat ini ibu 70 tahun tersebut saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit dengan penanganan tim medis. Statusnya pasien dalam pengawasan (PDP). 

Baca juga: Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Menurut Andi, pasien positif Covid-19 yang baru ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Ia diduga tertular anggota keluarga atau anaknya yang terlebih dahulu positif Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampel swabnya dikirim dua pekan lalu, dan hasil test swabnya baru diterima," ujar Andi yang juga Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Sukabumi, melalui WhatsApp group, Selasa (09/06/2020).

Saat ini lanjut dia pasien baru sudah berstatus PDP dan sedang menjalani isolasi di rumah sakit. Sedangkan anaknya sudah sembuh dengan kondisi secara umum baik.

"Anaknya ini positif Covid-19 dari Jakarta,"  kata Andi.

Baca juga: Berenang di Pantai Wilayah Sukabumi, 5 Wisatawan Digulung Ombak

1 pasien corona di Sukabumi sembuh per 9 Juni 2020

Selain bertambah satu positif Covid-19, pada hari ini juga ada satu pasien sembuh. Pasien sembuh ini berjenis kelamin pria berasal dari Kecamatan Sukabumi.

Data terakhir Selasa (9/6/2020) menyebutkan total terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 29 pasien, meliputi 14 pasien menjalani isolasi dan 15 pasien sembuh.

Sehari sebelumnya, total berjumlah 28 pasien, meliputi menjalani isolasi 14 pasien dan 14 pasien sembuh.

Sebelumnya diberitakan pasangan suami istri (Pasutri) asal Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (31/5/2020).

"Pasutri ini orangtuanya pasien Covid-19 yang sudah sembuh," kata  Wakil Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman kepada wartawan melalu pesan singkat, Minggu sore.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X