Kompas.com - 09/06/2020, 16:52 WIB
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) saat memberikan penjelasan kepada awak media di gedung Pemkab Gresik, Selasa (9/6/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHBupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) saat memberikan penjelasan kepada awak media di gedung Pemkab Gresik, Selasa (9/6/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya yang terdiri dari Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo, resmi berakhir pada Senin (8/6/2020).

Wilayah Surabaya Raya memasuki masa transisi menjelang fase new normal. Masa transisi itu berlaku selama dua pekan.

Baca juga: PSBB Surabaya Raya Berakhir, Risma: Ini Lebih Berat, Kita Tidak Boleh Lengah dan Sembrono

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengungkap alasannya menghentikan penerapan PSBB di Kabupaten Gresik.

Menurut Sambari, warga Gresik telah jenuh dengan penerapan PSBB. Apalagi, penerapan PSBB telah diperpanjang sebanyak tiga kali.

"Masyarakat sudah jenuh dengan istilah PSBB. Saya berjuang, PSBB kita tinggalkan, tapi mohon kepatuhan protokol kesehatan untuk dijaga," kata Sambari dalam jumpa pers di Gedung Pemkab Gresik, Selasa (9/6/2020).

Sambari menyebut, penerapan PSBB berdampak terhadap sektor ekonomi warga Gresik. Hal itu menjadi alasan lain untuk menghentikan PSBB yang diterapkan sejak awal Ramadhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski tak memperpanjang PSBB, Sambari meminta masyarakat Gresik mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Masyarakat, kata dia, harus rutin memakai masker dan menjaga jarak saat keluar rumah. Masyarakat juga diminta rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan.

Baca juga: PSBB Surabaya Berakhir, Risma Harap Jumlah Pasien di Rumah Sakit Tak Bertambah

"Kami berpedoman, bahwa kami adalah penanggung jawab di Pemkab Gresik, selalu melihat dan membaca perkembangan yang ada di masyarakat, bagaimana melakukan kegiatan itu tetap aman dan sehat, dengan memperhatikan protokol kesehatan," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X