Modus Pemalsu Surat Izin Perjalanan: Pakai Nama Perusahaan Bodong, Dijual Rp 100.000 Per Lembar

Kompas.com - 09/06/2020, 13:18 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Pol Veris Septiansyah menggelar konferensi pers terkait pemalsuan 38 surat izin perjalanan di tengah pandemi Covid-19 di Mapolda Kalbar, Senin (8/6/2020). KOMPAS.COM/HENDRA CIPTADirektur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Pol Veris Septiansyah menggelar konferensi pers terkait pemalsuan 38 surat izin perjalanan di tengah pandemi Covid-19 di Mapolda Kalbar, Senin (8/6/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Veris Septiansyah mengungkapkan modus kedua pelaku pemalsu surat izin perjalanan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Menurut dia, dalam membuat surat izin tersebut, kedua pelaku berinisial MFD dan STR mengatasnamakan PT Sangkan Jaya, beralamat di Jalan RE Martanegara, Bandung, Jawa Barat.

Perusahaan itu bergerak di bidang konstruksi energi listrik yang bermitra dengan PT PLN (Persero) dan PT Cipta Karya Nusantara di Jalan Bendungan Hilir, Jakarta.

“Namun, setelah kami cek, ternyata tidak ada perusahaan itu,” kata Veris kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Polda Kalbar Tangkap 2 Pelaku Pemalsu 38 Surat Izin Perjalanan

Kemudian, surat-surat tersebut dijual kepada 38 orang calon penumpang pesawat Lion Air dari Bandara Supadio, Pontianak, ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, seharga Rp 100.000 per lembar.

“Surat perjalanan tersebut untuk memenuhi syarat perjalanan dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ungkap Veris.

Diberitakan, polisi menangkap MFD dan STR, pelaku pemalsuan 38 surat izin perjalanan di tengah pandemi Covid-19.

Penangkapan pelaku terungkap saat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencurigai surat izin 38 pekerja yang akan terbang menggunakan pesawat Lion Air dari Bandara Supadio, Pontianak, ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (26/5/2020).

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa mereka mendapat surat izin tersebut dari kedua pelaku.

“Dalam rangka pencegahan Covid-19, pemerintah menerapkan aturan penyertaan surat tugas dan surat bebas Covid-19. Namun, beberapa masyarakat menghalalkan segala cara agar dapat bepergian ke daerah lain dengan memalsukan dokumen itu,” ungkap Veris.

Baca juga: Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk Samadikun Sudah Disiapkan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X