Kompas.com - 03/06/2020, 17:15 WIB
Sidang virtual yang dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Erma Suhartini di Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap dua terdakwa yakni  Deni Santoso dan Herman lantran telah terbukti menyeludupkan sabu sebanyak 76 kilogram dari Malaysia ke Palembang, Rabu (3/6/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRASidang virtual yang dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Erma Suhartini di Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap dua terdakwa yakni Deni Santoso dan Herman lantran telah terbukti menyeludupkan sabu sebanyak 76 kilogram dari Malaysia ke Palembang, Rabu (3/6/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Klas 1 A Palembang, Sumatera Selatan, menjatuhkan hukuman mati terhadap dua terdakwa, yakni Deni Santoso dan Herman.

Keduanya merupakan terdakwa kasus penyulundupan narkoba sebanyak 76 kilogram dari Malaysia.

Dalam sidang virtual yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erma Suhartini, Deni dan Herman terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah menyelundupkan narkotika sebanyak 76 kilogram. Menjatuhkan hukuman mati kepada kedua terdakwa," ujar Erma saat membacakan vonis, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Korupsi BLT Covid-19, Kepala Dusun dan Anggota BPD Ditangkap

Kedua terdakwa terbukti membawa 4 koper berisi 76 kilogram sabu saat sedang melintas di perairan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, untuk menuju ke Palembang.

Namun, aksi keduanya gagal setelah tepergok oleh TNI Angkatan Laut di Palembang hingga akhirnya mereka ditangkap.

Kedua terdakwa hanya tertunduk lesu di dalam lembaga pemasyarakatan ketika mengikuti persidangan secara online.

Sementara itu, Nizar Taher kuasa hukum kedua terdakwa langsung menyatakan banding atas vonis mati tersebut.

Baca juga: PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X