Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Kompas.com - 02/06/2020, 17:47 WIB
Wali Kota AMbon, Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler dan Sekretaris Kota AMbon, Anthony Gustav Latuheru saay memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Wali Kota AMbon, Selasa (2/6/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota AMbon, Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler dan Sekretaris Kota AMbon, Anthony Gustav Latuheru saay memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Wali Kota AMbon, Selasa (2/6/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon segera menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) sebagai ganti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang direncanakan sebelumnya.

Sebelumnya, Pemkot Ambon membatalkan rencana pengusulan penerapan PSBB ke Pemerintah Provinsi Maluku dan Kementerian Kesehatan.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, penerapan PKM telah masuk tahap finalisasi.

“Rabu besok itu Perwali mengenai PKM sudah ditandatangani,” kata Richard di Kantor Wali Kota Ambon, Rabu (2/6/2020).

Richard telah berkoordinasi dengan Pemprov Maluku, TNI, dan Polri, serta instansi terkait tentang penerapan PKM di Ambon.

Baca juga: Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011, Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian

Setelah peraturan wali kota tentang PKM diteken, Pemkot Ambon akan menyosialisasikan program itu kepada masyarakat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Akan disosialisasi selama dua sampai lima hari ke depan, dan mungkin berlaku efektif itu pada hari Minggu atau hari Senin mendatang,” ujarnya.

PKM diterapkan karena penyebaran virus corona baru atau Covid-19 yang masih tinggi di Provinsi Maluku.

Selain itu, penerapan kebijakan itu merupakan tindak lanjut Peraturan Gubernur Maluku Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pembatasan Orang dan Moda Transportasi di Wilayah Provinsi Maluku.

“Jadi Pemkot menyikapi hal itu sesuai proses pelaksanaannya, jadi ini ada empat komponen yang akan dibatasi, yaitu pergerakan orang, kegiatan di sektor usaha, kegiatan fasilitas umum, dan moda transportasi,” ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X