Beli Motor "Online" dari Orang yang Mengaku Polwan, Sugandi Tertipu Rp 10 Juta

Kompas.com - 02/06/2020, 12:43 WIB
Ilustrasi penipuan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penipuan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Penipuan secara online seperti tak ada habisnya. Baru-baru ini seorang pria di Bandung Barat mengaku tertipu jual beli motor bekas secara online dengan harga miring.

Korban yang diketahui bernama Sugandi mengaku tergiur bukan hanya karena harganya yang miring, akan tetapi juga karena pelaku yang menawarkan kendaraan bekas itu mengaku seorang polwan yang bertugas di Mapolda Jabar.

Awalnya, Sugandi menerima pertemanan dari salah satu akun Facebook bernama Nolis Nurifah.

Akun tersebut memperlihatkan foto profil seorang wanita cantik mengenakan seragam petugas kepolisian lengkap dengan name tag Nolis Nurifah di bajunya.

Baca juga: Korban Penipuan Perwira Polisi Bertambah Jadi 12 Orang

Setelah berteman selama kurang dari enam bulan, Sugandi kerap ditawari kendaraan bekas dengan harga miring.

Korban kemudian melihat isi laman akun itu, tak lama korban menanyakan harga kendaraan tersebut dan terjadilan tawar menawar hingga akhirnya terjadilah kesepakatan jual beli motor Honda PCX tahun 2017 dengan harga Rp 10 juta.

"Harga segitu itu sudah termasuk balik nama, semuanya Rp 10 juta," kata Sugandi dihubungi Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Namun sebelum disepakati, korban sempat ragu sampai akhirnya meminta identitas pelaku untuk memastikan bahwa pelaku seorang anggota kepolisian.

Pelaku pun kemudian mengirimkan foto dan identitas serta kartu anggota kepolisian melalui pesan singkat WhatsApp.

Hal itu membuat korban yakin membeli kendaraan bekas itu di pelaku.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: yang Datang hanya 28 Orang

Regional
105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

105 Siswa Secapa AD Positif Corona, Wali Kota Bandung Minta Puskesmas Tracing Warga Sekitar

Regional
Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang 'Lebai' Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang "Lebai" Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X