Soal New Normal, Gubernur Sumsel: Protokol Kesehatan yang Lebih Diperketat

Kompas.com - 27/05/2020, 16:42 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru HANDOUT/HUMAS PEMPROV SUMSELGubernur Sumatera Selatan Herman Deru

PALEMBANG, KOMPAS.com -  Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, penerapan new normal di tengah pandemi Covid-19 tak akan berbeda dengan kehidupan sebelumnya.

"Penerapan new normal hanya protokol kesehatan yang lebih diperketat. Jadi masyarakat diminta lebih patuh," Kata Herman, Rabu (27/5/2020).

Herman menjelaskan, jika dilihat dari perkembangan kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan memang tinggi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Namun, pasein tersebut mayoritas berasal dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Kita lihat kasus positif Covid-19 di Sumsel didominasi OTG, yang jadi masalah adalah rasa takut kita saja. Saya berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo mengambil terobosan dengan istilahnya berdamai dan hidup berdampingan," ujar Herman, Rabu (27/5/2020).

Herman optimistis, masyarakat bisa melewati tiga dimensi kehidupan berupa kesehatan, ekonomi dan sosial, pada fase "new normal" nantinya.

Sehingga diharapkan kegiatan usaha dapat kembali berjalan.

"Produktivitas kita enggak boleh turun, pedagang di pasar akan kita atur jarak maksimal. Jarak antara penjual dan pembeli harus ada dan gunakan sarung tangan,"ungkapnya.

Baca juga: Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Diberitakan sebelumnya, Biro Pers Sekretariat Presiden mencatat ada 25 Kabupaten/kota yang akan masuk dalam pelaksanaan new normal.Diberitakan sebelumnya, Biro Pers Sekretariat Presiden mencatat ada 25 Kabupaten/kota yang akan masuk dalam pelaksanaan "new normal".

Adapun 25 kabupaten/kota yang dimaksud tersebut adalah, Kota Pekanbaru Kota Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, Kota Palembang, Kota Prabumulih,Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Selanjutnya, Kota Tegal, Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Batu,Kabupaten Sidoharjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, Kota Palangkaraya,Kota Tarakan ,Kota Banjarmasin,Kota Banjar Baru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan terakhir Kabupaten Buol.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketegaran Husniati, Ibunda Kembar Siam Anaya-Inaya: 'Saya Ingin Menggendong Mereka Sepuasnya'

Ketegaran Husniati, Ibunda Kembar Siam Anaya-Inaya: "Saya Ingin Menggendong Mereka Sepuasnya"

Regional
Empat Bulan Isolasi dan 11 Kali Tes Swab, Pasien Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Empat Bulan Isolasi dan 11 Kali Tes Swab, Pasien Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Regional
Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Regional
Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

Regional
Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Regional
Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Regional
Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Regional
Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Regional
Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Regional
Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Regional
UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

Regional
Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Regional
Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X