Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Kompas.com - 24/05/2020, 22:14 WIB
Posko pencegahan Covid-19 di Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terpaksa dibongkar pemerintah setempat, hal ini dilakukan mengingat sering etrjadi kesalahpahaman antara warga yang melintas dengan petugas.Minggu (24/05/2020) Suwandi RahmanPosko pencegahan Covid-19 di Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terpaksa dibongkar pemerintah setempat, hal ini dilakukan mengingat sering etrjadi kesalahpahaman antara warga yang melintas dengan petugas.Minggu (24/05/2020)

LUWU, KOMPAS.com - Posko pencegahan Covid-19 di Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, terpaksa dibongkar pemerintah setempat.

Hal ini dilakukan mengingat sering terjadi kesalahpahaman antara warga yang melintas dengan petugas.

Kepala Desa Kadong-kadong, Supriadi, mengatakan, pembongkaran posko Covid-19 di desanya untuk menghindari gesekan akibat kesalahpahaman antara warga dengan petugas jaga di posko.

Baca juga: Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

”Banyak di antara warga yang tidak patuh dengan aturan atau protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker saat keluar rumah dan melintas di posko dan petugas jaga kami ingin menerapkan aturan tersebut namun tidak diindahkan, bahkan sudah seringkali terjadi kesalahpahaman,” kata Supriadi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (24/05/2020).

Supriadi menuturkan, sebagian warga menganggap sepele terkait corona atau penyebaran Covid-19.

Sehingga mereka tidak memakai masker saat bepergian.

”Kalau ditegur biasa ada yang tersinggung, padahal, ini demi kebaikan bersama, daripada salah paham, makanya kami mengambil keputusan yaitu posko dibongkar dari pada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Supriadi.

Baca juga: Karawang Masih Zona Merah Meski Semua Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Penjagaan posko Covid-19 selama ini, lanjut Supriadi, hanya dijaga oleh beberapa warga desa secara bergantian.

”Kami berharap ada perlindungan hukum. Kalau bisa ada dari petugas keamanan yang berjaga bersama warga supaya warga lainnya bisa patuh dengan aturan,” harap Supriadi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X