Kompas.com - 23/05/2020, 20:20 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam diskusi webinar bertema “Kendali Penanganan COVID-19: Milik Pusat atau Daerah?”, Rabu (20/5/2020). KOMPAS.com/diskusi webinarGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam diskusi webinar bertema “Kendali Penanganan COVID-19: Milik Pusat atau Daerah?”, Rabu (20/5/2020).

KOMPAS.com - Tagar Indonesia Terserah muncul ketika banyak warga melanggar protokol kesehatan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi corona, khususnya saat menjelang lebaran

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahkan menyebut, tagar tersebut untuk menyindir warga yang "ngeyel" dan nekat tak patuhi aturan.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu pun mengajak masyarakat untuk peduli dan rela mengikuti aturan agar mencegah penyebaran corona.

"Maka tolong dengarkan mereka. Mereka nggak mikir mudik, mereka nggak mikir Lebaran, nggak mikir baju baru, nggak mikir makan enak. Tolong kita bantu tenaga medis jangan terserah, tapi mari kita peduli," kata Ganjar di rumah dinasnya di Semarang, Sabtu (23/5/2020).

Baca juga: Merespons Tagar Indonesia Terserah, Ganjar: Jangan Menyerah, Jangan Pasrah

Ganjar juga menjelaskan, jika warga mengikuti protokol kesehatan, penyebaran corona dapat dicegah.

Itu berarti, menurut Ganjar, mengurangi beban para tenaga medis di rumah sakit.

"Jangan sampai kita jadi investor penyakit, jangan sampai kita jadi investor masalah. Karena semua risiko itu akan menambah beban rumah sakit dan tenaga medis. Kita harus bantu mereka, karena mereka nggak akan sanggup," ujar Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar berharap masih ada keteguhan para tenaga medis baik dokter dan perawat untuk tetap berjuang dan tidak putus asa dalam penanganan Covid-19.

"Intinya kita jangan menyerah, kita jangan pasrah, kita tidak boleh patah semangat kita," pungkasnya.

Update corona dan memulai tatanan hidup baru

Ilustrasi virus corona, Covid-19 di IndonesiaShutterstock Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X