Saat Polisi di Sejumlah Daerah Terjun Makamkan Jenazah Pasien Covid-19

Kompas.com - 23/05/2020, 11:29 WIB
Pemakaman Jenasah Menggunakan Protokol Penanganan Covid-19 oleh Relawan BPBD dan PMI Gunungkidul Dokumentasi TRC BPBD GunungkidulPemakaman Jenasah Menggunakan Protokol Penanganan Covid-19 oleh Relawan BPBD dan PMI Gunungkidul

KOMPAS.com- Proses pemakaman jenazah pasien terkait virus Corona (Covid-19) wajib dilakukan dengan prosedur khusus.

Tak banyak orang rela bertugas mengurus jenazah, baik yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Di beberapa daerah, rupanya muncul kisah heroik sejumlah polisi yang ikut terjun langsung memakamkan pasien terkait Covid-19.

Berikut kisah yang dirangkum oleh Kompas.com:

Baca juga: Sederet Potret Kemiskinan di Tengah Pandemi, Tak Makan 2 Hari, Jual HP Rp 10.000, dan Nekat Mencuri

1. Bripka Jerry spontan dan ikhlas mengenakan APD dan makamkan pasien corona

Bripka Jerry memakai APD saat membantu menguburkan jenazah positif Covid-19, Jumat (10/4/2020)KOMPAS.COM/SKIVO MARCELINO MANDEY Bripka Jerry memakai APD saat membantu menguburkan jenazah positif Covid-19, Jumat (10/4/2020)
Kanit Reskrim Polsek Dimembe, Minahasa Utara bernama Bripka Jerry Tumondo ikut memakamkan jenazah pasien Covid-19 yang telantar selama 2 jam.

Bripka Jerry awalnya hanya mengawal ambulans pasien Covid-19 yang meninggal Jumat (10/4/2020) tersebut.

Namun setibanya di TPU Desa Wusa, jenazah tak bisa langsung dimakamkan lantaran tak ada yang berani mendekat dan hanya sopir ambulans yang mengenakan APD.

Sejam menunggu, Sekretaris Satgas Covid-19 tiba dan membawakan APD. Secara spontan, Bripka Jerry berinisiatif mengenakan APD itu dan memakamkan jenazah.

"Saya ikhlas membantu, ini bagian dari tugas dan pelayanan," kata Jerry saat itu.

Baca juga: Kasus-kasus Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Sejumlah Daerah, Ada yang Hanya Merasa Kehausan

Aksi kemanusiaan Bripka Jerry Tumundo mendapatkan apresiasi dari Kapolri Jenderal Idham Azis karena telah membantu memakamkan jenazah Covid-19 di Minahasa Utara pada Jumat (10/4/2020).

Penghargaan diberikan Kapolri saat melakukan video call dengan Bripka Jerry, pada Senin (13/04/2020).

Dia memperoleh kemudahan mengikuti pendidikan SIP tahun 2021.

Selain itu, dia mendapat piagam penghargaan dari Kapolda Sulut Royke Lumowa.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abbast saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (14/4/2020) siang.

"Di mana, Bripka Jerry telah melaksanakan tugas melebihi kewajiban tugas pokok kepolisian pada saat pemakaman korban Covid-19," kata Jules.

Baca juga: Sederet Cerita Jenazah Pasien Corona Nekat Dibawa Pulang hingga Dimandikan, Ada yang Menginfeksi 15 Warga

 

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas.Dok Humas Polres Sukoharjo Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas.
2. Kapolres Sukoharjo makamkan jenazah malam-malam

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, menunjukkan keteladanan kepada jajarannya agar ikut membantu orang-orang terdampak Covid-19.

Di tengah ramainya penolakan pemakaman jenazah Covid-19 saat itu, kapolres justru ikut membantu proses pemakaman PDP di Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2020) malam.

Yugo bersama Kapolsek Kartasura AKP Dani Permana Putra dan jajarannya tampak mengenakan alat pelindung diri (APD).

"Kita memberikan contoh kepada masyarakat bahwa kita harus sama-sama gotong royong semuanya. Harus bersatu melawan bersama-sama dari semua unsur. Baik unsur pemerintahan, TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan RT/RW," kata Yugo saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/4/2020) malam.

Yugo juga mengatakan telah membentuk kampung siaga antisipasi Covid-19.

"Kami sudah ke kampung siaga. Kampung siaga itu Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa, dan bidan itu memantau kegiatan warga, termasuk yang ODP," terang Yugo.

Baca juga: Kisah-kisah Perawat Melawan Aniaya dan Stigma di Tengah Pandemi Corona, Diancam Pecahan Kaca dan Jenazah Ditolak Warga

3. Perwira polisi bantu penggali kubur yang kelelahan

Kepala Satuan (Kasat) Shabara Polrestabes Palembang AKBP Sonny saat membantu menggali makam standar Covid-19 di Kecamatan Gandus, Palembang, Jumat (22/5/2020).HANDOUT Kepala Satuan (Kasat) Shabara Polrestabes Palembang AKBP Sonny saat membantu menggali makam standar Covid-19 di Kecamatan Gandus, Palembang, Jumat (22/5/2020).
Video pejabat Polrestabes Palembang, AKBP Sonny yang tengah menggali liang kubur viral di media sosial.

Pria yang menjabat Kepala Satuan (Kasat) Shabara Polrestabes Palembang itu awalnya hanya mengawal pemakaman seorang warga dengan standar Covid-19 di Kecamatan Gandus, Palembang.

Namun karena dua penggali kubur yang betugas tampak kelelahan, dia berinisiatif membantu mereka.

"Cuaca waktu itu sudah mendung, ada dua liang yang digali. Saya lihat penggali makamnya sudah kelelahan sehingga saya bantu," kata Sonny, Jumat (22/5/2020).

Terlihat dia mengenakan masker dan kacamata sambil mencangkul tanah.

"Pagi tadi saya memang lagi mengawal untuk pemakaman sesuai standar Covid-19. Tapi karena cuaca sudah mau hujan saya bantu," ujarnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Aji YK Putra, Labib Zamani, Skivo Marcelino Mandey | Editor: Aprillia Ika, Teuku Muhammad Valdy Arief, Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2021

Regional
Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

Regional
Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Regional
Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Regional
Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Regional
Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Regional
Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Regional
Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X