Viral Foto Anak Disabilitas Tinggal di Kandang Kambing, Ini Faktanya

Kompas.com - 12/05/2020, 12:38 WIB
Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Demak meyambangi tempat tinggal Slamet dan Tasiroh  di Desa Sedo  Kecamatan Demak Kabupaten Demak Jateng untuk melakukan assessment,Selasa (12/5/2020) KOMPAS.COM/ARI WIDODODinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Demak meyambangi tempat tinggal Slamet dan Tasiroh di Desa Sedo Kecamatan Demak Kabupaten Demak Jateng untuk melakukan assessment,Selasa (12/5/2020)

DEMAK,KOMPAS.com - Foto sosok yang duduk dengan kepala menekuk ke bawah dengan latar belakang sebuah ruangan terkesan kumuh viral di media sosial. 

Gambar yang disertai keterangan bernada prihatin itu diunggah pada Minggu (10/5/2020).

"Ini anak keterbelakangan mental dan hidup di bawah garis kemiskinan posisi tinggal DESA SEDO RT 06 RW 01 KEC KAB DEMAK JAWA TENGAH hidupnya tidak layak tinggal di KANDANG KAMBING."tertulis dalam keterangan foto yang diunggah akun Facebook Sutikno Sutikno.

Baca juga: Jalan Protokol Demak Ditutup agar Pedagang Bisa Jualan secara Berjarak

Foto tersebut menuai reaksi dari warganet dan memancing Dinas Sosial Kabupaten Demak untuk bergerak menyambangi lokasi yang disebutkan.

Ternyata penyandang disabilitas dalam foto itu bernama Slamet. Dia sudah berusia 25 tahun.

Slamet tinggal dengan neneknya, Tasiroh, yang sudah berusia lanjut.

Mereka berdua sehari hari mengais bekas gilingan padi untuk dijual sebagai pakan ternak.

Slamet dan Tasiroh tinggal bertahun-tahun di sepetak ruangan bekas kandang kerbau yang dipinjamkan oleh perangkat Desa Sedo.

Baca juga: Ganjar: Jika Semarang PSBB, Demak dan Kendal Harus Menyesuaikan

Sekretaris Desa Sedo Kecamatan Demak Kabupaten Demak Agus Utomo mengatakan, untuk kebutuhan sehari-hari Slamet dan Tasiroh sudah terpenuhi baik melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan pemberian warga sekitar.

Tempat tinggal mereka sebenarnya sudah dibuat beberapa petak dengan dinding separuh bata dan separuh tripleks.

"Meskipun bekas kandang tetapi sudah dibuat secara fungsional. Sayang penghuninya tidak menjaga kebersihan," ujar Agus kepada Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X