Kompas.com - 12/05/2020, 12:04 WIB
Jelang PKM dilakukan Rapid Tes  random terhadap pengendara  yang masuk Denpasar di Pos Induk Posko Terpadu, Kelurahan Ubung, yang merupakan pintuk masuk Kota Denpasar berbatasan dengan Kabupaten Badung pada Senin (11/5). IstimewaJelang PKM dilakukan Rapid Tes random terhadap pengendara yang masuk Denpasar di Pos Induk Posko Terpadu, Kelurahan Ubung, yang merupakan pintuk masuk Kota Denpasar berbatasan dengan Kabupaten Badung pada Senin (11/5).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Denpasar memilih menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) non-PSBB untuk memerangi wabah virus corona atau Covid-19.

Aturan tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) sehingga memiliki landasan hukum dan ada sanksinya. Rencananya PKM ini efektif berlaku pada 15 Mei 2020.

Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, alasan dikeluarkan kebijakan PKM ini karena banyak masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain itu, belum disiplinnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan seperti social distancing, physical distancing, serta masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Baca juga: Suami Istri Meninggal karena Corona, Alasan Penutupan 2 Pasar di Surabaya

Adapun untuk pelaksanaanya secara umum hanya memperluas dan memperketat kebijakan yang sudah ada saat ini. 

"Iya, hampir mirip dengan kebijakan yang sudah diambil saat ini, hanya saja turut diatur mengenai sanksi administrasi bagi masyarakat yang melanggar PKM ini," kata Rai Mantra, dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan, sebagian besar poin di PKM sudah diterapkan saat ini.

Namun, yang membedakan, jika sebelumnya kebijakan hanya melalui imbauan, kini melalui Perwali agar memiliki landasan hukum.

Kebijakan tersebut seperti belajar di rumah, bekerja atau jam kantor dibatasi atau work from home (WFH), pembatasan jam operasional kegiatan usaha sampai pukul 21.00 Wita, tempat hiburan ditutup, dan obyek wisata ditutup.

Kemudian yang ditambah dalam PKM yakni dengan penjagaan di 16 pos penjagaan di masuk Kota Denpasar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X