Kompas.com - 12/05/2020, 11:51 WIB
Barang bukti beras oplosan dan pelaku pengoplosan saat berada di Mapolres Kotawaringin Barat di Pangkalan Bun, Senin (11/5/2020). Barang bukti beras oplosan dan pelaku pengoplosan saat berada di Mapolres Kotawaringin Barat di Pangkalan Bun, Senin (11/5/2020).

KOMPAS.com- Polisi menangkap satu orang yang diduga mengoplos beras busuk agar terlihat baik untuk dijual di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Pengoplosan beras busuk ini ternyata sudah beroperasi sejak 2015.

"Pelaku menjalankan aksinya dengan mengoplos beras rusak (busuk) menggunakan zat kimia dan mencampurkan dengan beras baru sehingga beras oplosan tersebut terlihat baik kualitasnya secara kasat mata," kata Wakapolres Kotawaringin Barat (Kobar) Kompol Bony Ariefianto di Pangkalan Bun, Senin (11/5/2020) seperti dilansir Antara.

Baca juga: Curi Beras 5 Kg, Tukang Becak Tak Ditahan, Didatangi ke Rumah Ternyata Keluarga Kelaparan

Setiap bulan pelaku berhasil meraup keuntungan sebesar Rp 15 juta dari hasil menjual beras oplosan tersebut.

Pelaku awalnya membeli dan mendatangkan beras asli dari pulau Jawa, kemudian beras tersebut dijual atau dititipkan ke toko-toko di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara dan Lamandau.

Jika beras tersebut tidak laku maka ditarik kembali dan dibawa ke gudang milik pelaku di Pangkalan Bun untuk kemudian dicuci menggunakan zat kimia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya beras yang telah dicuci menggunakan zat kimia tersebut dicampur dengan beras baru dengan perbandingan 50-50 sehingga secara kasat mata kualitasnya terlihat bagus dan siap diedarkan.

Baca juga: Kata Gubernur Sultra soal Wajahnya Ada di Karung Beras untuk Warga Terdampak Covid-19

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku disangkakan pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf g dan i, serta UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 2 miliar," kata Bony.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita 2.340 kilogram beras busuk oplosan siap edar, dua botol aluminium phosphide 56 persen insektisida ukuran satu liter, dan lima liter bubuk aluminium phosphide.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.