Jalan Protokol Demak Ditutup agar Pedagang Bisa Jualan secara Berjarak

Kompas.com - 30/04/2020, 16:37 WIB
Para pedagang Pasar Bintoro Demak menggelar lapak dagangannya di tengah jalan terkait adanya  kebijakan dari  Pemkab Demak mengenai  pembatasan aktivitas  perdagangan sebagai upaya pencegahan virus corona , Kamis (30/4/2020) pagi KOMPAS.COM/ARI WIDODOPara pedagang Pasar Bintoro Demak menggelar lapak dagangannya di tengah jalan terkait adanya kebijakan dari Pemkab Demak mengenai pembatasan aktivitas perdagangan sebagai upaya pencegahan virus corona , Kamis (30/4/2020) pagi

DEMAK,KOMPAS.com - Pedagang Pasar Bintoro Demak, Jawa Tengah, yang biasanya menggelar lapak di sepanjang trotoar jalan, harus pindah tempat sejak Rabu, (29/4/2020).

Para penjual bahan pangan, terutama sayur mayur, kini menempati kotak-kotak bernomor di sepanjang jalan samping Markas Kodim Demak hingga Ujung Jembatan Kracaan.

Jalan protokol sepanjang 100 meter tersebut memang sengaja ditutup untuk lalu lintas kendaraan, sebab jalur berubah fungsi menjadi arena perdagangan sementara.

Baca juga: Ganjar: Jika Semarang PSBB, Demak dan Kendal Harus Menyesuaikan

Muslikah (40), penjual sayuran yang menempati salah satu kotak di depan pintu masuk pasar, mengakui setelah ditempatkan di tengah jalanan omzetnya makin berkurang.

"Pas masih di trotoar kan jam 09.00 WIB masih bisa jualan, sekarang jam 05.30 sudah dibubarkan oleh petugas," keluh Muslikah, Kamis (30/4/2020).

Tetapi Muslikah tidak berniat protes kepada pemerintah daerah yang menerapkan pembatasan sosial bagi para pedagang untuk mengurangi penularan virus corona.

Dia sadar dengan menempatkan para pedagang dalam kotak-kotak tersebut sebagai upaya menjaga jarak ketika penjual dan pembeli berinteraksi.

Baca juga: Kisah Satu Keluarga di Demak Bertahan di Tengah Desa Yang Tenggelam, Gunakan Perahu dan Tanam Ribuan Mangrove

Para penjual yang mendapatkan kavling di kotak bergaris kuning tersebut merupakan pedagang yang mayoritas tidak memiliki kios di dalam pasar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Regional
4 Mahasiswa Tersangka Demo di DPRD Jateng Jadi Tahanan Kota

4 Mahasiswa Tersangka Demo di DPRD Jateng Jadi Tahanan Kota

Regional
Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Regional
Massa Aksi Padati Bundaran UGM Yogyakarta

Massa Aksi Padati Bundaran UGM Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X