Napi Kasus Kekerasan Anak Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Lapas

Kompas.com - 29/04/2020, 21:35 WIB
Ilustrasi sel tahanan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi sel tahanan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Supriyadi (49), narapidana yang terjerat kasus kekerasan terhadap anak ditemukan tewas tergantung dalam kamar mandi tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Mata Merah Palembang.

Informasi dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh dua Tahanan Pendamping (Tamping) bernama Okim dan Ijal yang hendak masuk ke kamar mandi. Namum, pintu kamar mandi tersebut dalam keadaan terkunci.

Kemudian, keduanya mengintip dari atas dan melihat korban dari belakang. Saat coba dipanggil, Supriyadi tak kunjung memberikan jawaban hingga akhirnya dilaporkan kepada petugas Lapas.

Baca juga: Dibebaskan karena Corona Malah Rampas HP, Eks Napi Asimilasi Ditembak Polisi

Kasubag Humas Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan Hamsir saat dikonfirmasi menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari tamping tersebut mereka langsung mendobrak pintu kamar mandi lapas.

Korban sudah ditemukan dalam kondisi tewas tergantung di kusen kamar mandi lapas.

"Belum diketahui penyebab napi ini gantung diri karena apa," kata Hamsir,Rabu (29/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan Hamsir, Supriyadi sudah menjalani masa tahanan sejak September 2015 lantaran terjerat kasus Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Baca juga: Napi Lapas Sorong Ricuh Ingin Dibebaskan, Khawatir dengan Wabah Corona

Saat itu, ia divonis oleh hakim dengan hukuman penjara selama 15 tahun akibat perbuatannya tersebut.

"Jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa, kami akan menunggu hasil pemeriksaan polisi seperti apa,"ujarnya.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban akan dibawa ke rumah duka di Desa Pangkalan Damai, Kecamatan Air Sugihan, Ogan Komering Ilir, untuk dikebumikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.