Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos

Kompas.com - 29/04/2020, 20:38 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat menemui dan memberi bantuan APD kepada para sopir ambulans jenazah dan penggali makam, Rabu (29/4/2020). DOK. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi, saat menemui dan memberi bantuan APD kepada para sopir ambulans jenazah dan penggali makam, Rabu (29/4/2020).

KOMPAS.com – Pada Mei mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan mendistribusikan 290.000 paket bantuan sosial (bansos). Angka tersebut mencakup lebih dari setengah jumlah keluarga di Kota Semarang.

“Dari Pemkot Semarang 160.000 bantuan, dari pusat ada 130.000 bantuan,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hendi menegaskan, bantuan tersebut akan tetap didistribusikan meski kebijakan yang diterapkan di Semarang adalah pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), bukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Di sisi lain, distribusi bantuan alat pelindung diri (APD) dari Pemkot Semarang akan tetap berjalan. Selain untuk tenaga medis, APD juga diberikan ke sopir mobil ambulans jenazah dan penggali makam.

Baca juga: Bukan PSBB, Kota Semarang Berlakukan PKM Mulai 27 April 2020

Pasalnya, menurut Hendi, kedua profesi itu merupakan salah satu kelompok yang berisiko tertular coronavirus disease 2019 (Covid-19).

“Kami harap dengan menggunakan APD, risiko tersebut dapat ditekan. Mereka telah membantu memakamkan jenazah korban Covid-19 dengan layak. Tapi kadang keberadaan mereka luput dari perhatian kita,” kata Hendi.

Untuk mengapresiasi para sopir ambulans jenazah dan penggali makam, Hendi menemui dan memberikan APD secara langsung kepada mereka, Rabu (29/4/2020).

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya