Cerita Sunarsih, Nenek Penjual Nasi Pecel Sumbangkan Celengan Umrah untuk Korban Corona

Kompas.com - 21/04/2020, 06:00 WIB
Sunarsih (paling kiri) menyerahkan celengan umrohnya kepada Pemkot Probolinggo untuk penanganan wabah corona. KOMPAS.com/A. FaisolSunarsih (paling kiri) menyerahkan celengan umrohnya kepada Pemkot Probolinggo untuk penanganan wabah corona.

KOMPAS.com - Setelah melihat seorang bocah menyumbangkan tabungan untuk korban wabah corona, nenek penjual nasi pecel, Sunarsih, di Probolinggo, Jawa Timur, mengaku terharu.

Dirinya pun rela menyumbangkan celengan umrah yang telah dikumpulkan selama tiga tahun, ke Pemerintah Probolinggo.

Nenek berusia 55 tahun itu pun meyakini, urusan rezeki sudah diatur oleh Tuhan.

“Apa kata nanti, uang bisa dicari lagi,” ujar Sunarsih.

Baca juga: 16 Gay yang Kepergok Mandi Bareng di Bogor, Diduga Berasal Jakarta dan Tangerang

Seperti diketahui pada hari Senin (20/4/2020), Sunarsih berangkat ke kantor Pemkot Probolinggo membawa celengan berwarna merah miliknya dengan menggunaka sepeda motor sendirian.

Kepada wartawan, Sunarsih sempat bercerita, tabungan di celengan merah itu sejatinya untuk bekal dirinya berangkat umrah.

“Ini tabungan saya untuk bekal berangkat umrah. Saya kumpulkan selama tiga tahun. Sepertinya dalam waktu dekat tidak mungkin ada umrah. Isinya uang koin Rp 1.000,” kata Sunarsih kepada Kompas.com di lokasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

Regional
Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Regional
Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Tembus 71 Orang dalam Sehari

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Tembus 71 Orang dalam Sehari

Regional
Ditertibkan Satpol PP, Dua Pasangan Mesum Sembunyi di Semak-semak

Ditertibkan Satpol PP, Dua Pasangan Mesum Sembunyi di Semak-semak

Regional
Gempa 6,1 Magnitudo Berpusat di Jepara, Dirasakan Warga Bali hingga Pangandaran

Gempa 6,1 Magnitudo Berpusat di Jepara, Dirasakan Warga Bali hingga Pangandaran

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri Setelah Diperkosa 7 Pemuda di Hutan, Polisi: Pelaku Terus Kami Kejar

Ibu Muda Bunuh Diri Setelah Diperkosa 7 Pemuda di Hutan, Polisi: Pelaku Terus Kami Kejar

Regional
4 Fakta Kasus Warga Jakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Cianjur

4 Fakta Kasus Warga Jakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Cianjur

Regional
Keluar Rumah Tak Pakai Masker, 68 Warga Pontianak Langsung Dites Swab

Keluar Rumah Tak Pakai Masker, 68 Warga Pontianak Langsung Dites Swab

Regional
Diperkosa Kakak Kandung hingga Hamil, Remaja 13 Tahun Juga Jadi Korban Perundungan Warga

Diperkosa Kakak Kandung hingga Hamil, Remaja 13 Tahun Juga Jadi Korban Perundungan Warga

Regional
Pelajar SMP Korban Perkosaan Akan Melahirkan, Keluarga Ingin Cabut Laporan di BK DPRD Gresik

Pelajar SMP Korban Perkosaan Akan Melahirkan, Keluarga Ingin Cabut Laporan di BK DPRD Gresik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X