Pemkot Semarang Tambah Ruas Jalan yang Ditutup pada Malam Hari

Kompas.com - 20/04/2020, 20:15 WIB
Penutupan ruas jalan Wahidin Semarang KOMPAS.com/dishub semarangPenutupan ruas jalan Wahidin Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, menambah ruas jalan yang ditutup pada malam hari untuk mengurangi aktivitas warga di luar rumah. 

Kebijakan ini jadi salah satu upaya Pemerintah Kota Semarang untuk menekan laju penularan virus corona.

Kali ini, ada tiga ruas jalan yang ditutup yaitu Jalan Wahidin dari simpang traffic light Kaliwiru hingga simpang Sisingamaraja, Jalan Lamper Tengah dari simpang Jalan Majapahit sampai simpang Mrican, dan Jalan Tanjung dari simpang Jalan Imam Bonjol sampai simpang Pemuda.

Baca juga: Tak Ingin Terburu-buru, Wali Kota Semarang Pertimbangkan Dampak PSBB

Penutupan ini merupakan penutupan tahap kedua yang dilakukan oleh Dishub Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang.

Sebelumnya, penutupan telah dilakukan di lima jalan protokol antara lain Jalan Pandanaran mulai Tugu Muda sampai Simpang Lima, Jalan Pemuda mulai Mal Paragon sampai Tugu Muda, Jalan Gajah Mada mulai Simpang Lima sampai Simpang Gendingan, Jalan Pahlawan mulai bundaran tugu tunas sampai Simpang Lima, dan Jalan Achmad Yani mulai Simpang RRI sampai Simpang Lima.

Penambahan penutupan ruas jalan itu dimulai hari ini, Senin (20/4/2020). Jalan-jalan tersebut tidak boleh dilintasi mulai 18.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Baca juga: Kisah Kakek Pengayuh Becak di Semarang Tak Bisa Makan karena Sepi Penumpang

"Masyarakat diharapkan tetap di rumah agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan tidak semakin luas," Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro Martanto, saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Regional
Pria Ini Jadikan Istri Siri PSK, Ditawarkan Via Twitter, Motifnya Tak Kuat Layani Hasrat

Pria Ini Jadikan Istri Siri PSK, Ditawarkan Via Twitter, Motifnya Tak Kuat Layani Hasrat

Regional
Kepala Dusun Diduga Gelapkan Bantuan Covid-19, Buat Surat Kuasa Palsu

Kepala Dusun Diduga Gelapkan Bantuan Covid-19, Buat Surat Kuasa Palsu

Regional
2 Warga Tewas akibat Longsor di Pangandaran

2 Warga Tewas akibat Longsor di Pangandaran

Regional
UMP 2021 Tidak Naik, Ini Kata Gubernur Banten

UMP 2021 Tidak Naik, Ini Kata Gubernur Banten

Regional
Sakit, Status Penahanan Mantan Wali Kota Kupang Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Sakit, Status Penahanan Mantan Wali Kota Kupang Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Regional
Komnas PA Bentuk Tim Advokasi atas Penganiayaan Sadis Balita di Medan

Komnas PA Bentuk Tim Advokasi atas Penganiayaan Sadis Balita di Medan

Regional
Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Pengacara Siapkan Praperadilan

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Pengacara Siapkan Praperadilan

Regional
Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Regional
1,9 Juta KRTS di Jabar Mulai Terima Bansos Tahap Ketiga

1,9 Juta KRTS di Jabar Mulai Terima Bansos Tahap Ketiga

Regional
Pemprov DIY Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Pemprov DIY Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Regional
Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka atas Kasus Penganiayaan, Dilaporkan Korban Tahun 2018

Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka atas Kasus Penganiayaan, Dilaporkan Korban Tahun 2018

Regional
Penyesalan Kiswanto Usai Bunuh Teman SD yang Juga Selingkuhannya, Tunggui Jasad Korban Berjam-jam

Penyesalan Kiswanto Usai Bunuh Teman SD yang Juga Selingkuhannya, Tunggui Jasad Korban Berjam-jam

Regional
Pilkada Surabaya 2020, 2 Paslon Saling Klaim Unggul Berdasarkan Survei

Pilkada Surabaya 2020, 2 Paslon Saling Klaim Unggul Berdasarkan Survei

Regional
Yaidah Urus Akta Kematian Anak sampai ke Jakarta, Pemkot Surabaya: Petugas Tak Punya Kapabilitas

Yaidah Urus Akta Kematian Anak sampai ke Jakarta, Pemkot Surabaya: Petugas Tak Punya Kapabilitas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X