Mengenaskan, Seekor Gajah Sumatera Mati dengan Belalai Terpotong, Ini Penjelasan BKSDA Riau

Kompas.com - 16/04/2020, 16:27 WIB
Bangkai gajah sumatera yang ditemukan dalam kondisi belalai terpotong di wilayah Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (15/4/2020). Dok. BBKSDA RiauBangkai gajah sumatera yang ditemukan dalam kondisi belalai terpotong di wilayah Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (15/4/2020).

KOMPAS.com - Seekor gajah sumatera liar ditemukan mati dengan konisi belalai terpotong di Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono mengatakan, kasus tersebut dia terima pada Rabu (15/4/2020), pukul 14.12 WIB.

"Kami menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang terkait adanya seekor gajah yang mati," ujar Suharyono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Seekor Gajah Sumatera Mati Dibunuh di Riau, Belalainya Dipotong

Berdasarkan hasil dokumentasi, Suharyono menjelaskan, kondisi bagian depan kepala gajah terdapat sayatan benda tajam.

Namun, kondisi belalai gajah sudah terpotong dan bagian belalai lainnya masih berada di sekitar bangkai gajah tersebut.

"Atas laporan ini, tim berangkat ke lokasi bersama anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau untuk menyelidiki kematian gajah," kata Suharyono.

Diduga terlepas dari kawanan

Berdasar penyelidikan sementara, Suharyono menjelaskan, gajah yang mati dibunuh ini diduga terpisah dari kawanannya yang ada di kantong gajah Tesso Tenggara.

"Gajah tunggal ini beberapa kali memasuki area pemukiman atau perkebunan masyarakat, yang merupakan bagian dari wilayah jelajah (home range) gajah tersebut," kata Suharyono.

Sementara itu, menurut BBKSDA, pihaknya sudah beberapa kali melakukan upaya penghalauan bersama masyarakat sejak Juni 2019 sampai April 2020.

Namun, pada saat dilakukan penghalauan, tim mengalami kendala. Salah satunya masih ada beberapa warga desa yang kurang kooperatif.

Libatkan polisi lakukan sosialisasi

Untuk mengantisipasi tindakan warga yang membahayakan gajah, saat itu tim BBKSDA Riau dan kepolisian melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Gajah tersebut diduga telah dibunuh oleh manusia. BBKSDA Riau mengutuk keras tindakan pembunuhan satwa liar gajah sumatera tersebut.

"Kami bersama dengan penegak hukum akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini. Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, barang bukti akan diamankan di BBKSDA Riau," kata Suharyono.

(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Abba Gabrillin)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X