Seekor Gajah Sumatera Mati Dibunuh di Riau, Belalainya Dipotong

Kompas.com - 16/04/2020, 11:59 WIB
Bangkai gajah sumatera yang ditemukan dalam kondisi belalai terpotong di wilayah Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (15/4/2020). Dok. BBKSDA RiauBangkai gajah sumatera yang ditemukan dalam kondisi belalai terpotong di wilayah Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (15/4/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seekor gajah sumatera liar ditemukan mati di Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Bangkai gajah ditemukan dengan kondisi belalai sudah terpotong.

Kematian gajah tersebut diduga akibat dibunuh oleh manusia.

Sebab, gajah ini sempat masuk ke permukiman dan perkebunan warga.

Baca juga: Ini Pengakuan Pria yang Doakan Tenaga Medis Terkena Corona

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono mengatakan, kasus kematian gajah dilaporkan pada Rabu (15/4/2020), pukul 14.12 WIB.

"Kami menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang terkait adanya seekor gajah yang mati," ujar Suharyono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Menurut Suharyono, berdasarkan hasil dokumentasi yang disampaikan oleh pelapor, kondisi bagian depan kepala gajah terdapat sayatan benda tajam.

Baca juga: Kantor Lurah Berantakan Diserang Puluhan Kera

Gading gajah masih utuh. Namun, kondisi belalai gajah sudah terpotong dan bagian belalai lainnya masih berada di sekitar bangkai gajah tersebut.

"Atas laporan ini, tim berangkat ke lokasi bersama anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau untuk menyelidiki kematian gajah," kata Suharyono.

Suharyono menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, gajah yang mati dibunuh ini merupakan gajah tunggal.

Gajah tunggal tersebut telah terpisah dari kawanannya di kantong gajah Tesso Tenggara.

"Gajah tunggal ini beberapa kali memasuki area pemukiman atau perkebunan masyarakat, yang merupakan bagian dari wilayah jelajah (home range) gajah tersebut," kata Suharyono.

Baca juga: Gara-gara Tidak Pakai Masker, 36 Warga Dijemur

Pihak BBKSDA sudah beberapa kali melakukan upaya penghalauan bersama masyarakat sejak Juni 2019 sampai April 2020.

Namun, pada saat dilakukan penghalauan, tim mengalami kendala.

Sebab, masih ada beberapa warga desa yang kurang kooperatif.

Untuk mengantisipasi tindakan warga yang membahayakan gajah, saat itu tim BBKSDA Riau dan kepolisian melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Namun, gajah tersebut akhirnya ditemukan mati dan diduga telah dibunuh oleh manusia.

BBKSDA Riau mengutuk keras tindakan pembunuhan satwa liar gajah sumatera tersebut.

"Kami bersama dengan penegak hukum akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini. Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, barang bukti akan diamankan di BBKSDA Riau," kata Suharyono.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X