Gara-gara Tidak Pakai Masker, 36 Warga Dijemur

Kompas.com - 15/04/2020, 16:12 WIB
Sebanyak 36 warga Kecamatan Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) siang tadi, Rabu (15/4/2020) terpaksa dijemur oleh tim gugus tugas percepatan penangan covid-19 kecamatan Belakangpadang. Hal ini dilakukan setelah 36 warga Belakangpadang tertangkap basa berkeliaran diluar rumah sama seklai tidak mengenakan masker. DOK CAMAT BELAKANGPADANGSebanyak 36 warga Kecamatan Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) siang tadi, Rabu (15/4/2020) terpaksa dijemur oleh tim gugus tugas percepatan penangan covid-19 kecamatan Belakangpadang. Hal ini dilakukan setelah 36 warga Belakangpadang tertangkap basa berkeliaran diluar rumah sama seklai tidak mengenakan masker.

BATAM, KOMPAS.com – Sebanyak 36 warga Kecamatan Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dijemur di bawah terik matahari, Rabu (15/4/2020).

Hal ini dilakukan setelah 36 warga Belakangpadang tersebut kedapatan berkeliaran di luar rumah tanpa mengenakan masker.

“Mereka kami jemur karena tidak mengindahkan arahan pemerintah untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah atau berpergian,” kata Camat Belakangpadang Yudi Admaji saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: Kisah Anak 7 Tahun yang Menginap Sebulan di Rumah Ridwan Kamil

Setelah dijemur, 36 warga tersebut juga diminta berjanji untuk selalu mengenakan masker saat hendak melakukan aktivitas di luar rumah.

“Tetap kami sarankan untuk tidak keluar rumah. Namun jika ada hal mendesak, setidaknya wajib mengenakan masker untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Yudi.

Yudi mengatakan, 36 warga ini sebelumnya terjaring razia yang dilkaukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Belakangpadang.

Razia ini juga bertujuan untuk menjaring masyarakat yang tidak melakukan physical distancing di kedai kopi dan pasar.

Baca juga: Cerita Staf Ridwan Kamil Jadi Saksi Perjuangan Tenaga Medis

Yudi berharap sanksi ini menjadi pengingat bagi warga lainnya untuk mematuhi imbauan pemerintah terkait virus corona.

“Setidaknya hukuman berjemur ini yang juga disaksikan warga lainnya dapat memberikan efek jera kepada warga yang masih enggan menggunakan masker dan yang masih doyan kumpul-kumpul di warung kopi atau lokasi kumpul lainnya,” kata Yudi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Regional
Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X