Gubernur Sulsel Belum Berniat Ajukan PSBB untuk Kabupaten Tetangga Makassar

Kompas.com - 16/04/2020, 15:44 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tengah) saat video conference melalui aplikasi Zoom, Kamis (16/4/2020). Dok Humas Pemprov SulselGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tengah) saat video conference melalui aplikasi Zoom, Kamis (16/4/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah belum memikirkan ada daerah lain yang berlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) selain di Kota Makassar.

Menurut Nurdin, PSBB di Kota Makassar harus diberlakukan karena menjadi episentrum penularan virus Covid-19 di Sulawesi Selatan.

Sementara dua Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Makassar yakni Gowa dan Maros, menurut Nurdin, belum memiliki jumlah pasien positif Covid-19 yang sama banyaknya dengan Kota Makassar.

"Kita fokus Makassar dulu. Kita berharap Gowa ini kita lakukan dulu langkah-langkah agar tidak bertambah lagi positif. Termasuk juga Maros dan Sidrap," kata Nurdin melalui video conference, Kamis (19/4/2020).

Baca juga: PJ Wali Kota Makassar Berharap PSBB Juga Berlaku di Gowa dan Maros

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Kabupaten Maros dan Gowa merupakan dua daerah yang memiliki jumlah pasien Covid-19 terbanyak setelah Kota Makassar. 

Di Maros ada 19 pasien positif Covid-19, sedangkan di Gowa ada 22 pasien.

Nurdin kini menunggu Peraturan Wali Kota Makassar (Perwali Makassar) terkait mekanisme PSBB yang nantinya akan diterapkan di ibu kota Sulawesi Selatan.

Yang jelas, kata Nurdin, penerapan PSBB tidak boleh mengganggu roda perekonomian di Sulsel.

"Kalau PSBB diberlakukan kita akan penuhi logistik masyarakat minimal 14 hari. Semoga dengan ini masyarakat bisa berdiam diri di rumah. Tidak akan kita berlakukan PSBB kalau ini tidak tersosialisasi dengan baik," imbuh Nurdin.

Baca juga: Fakta PSBB Kota Makassar, Hanya Satu Kecamatan yang Tak Terpapar, Disetujui hingga Persiapan Pemda

Sebelumnya diberitakan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyetujui permohonan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

Regional
Ridwan Kamil Lantik Lima Pasangan Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020

Ridwan Kamil Lantik Lima Pasangan Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020

Regional
Lansia di Kota Bandung Siap Ikut Vaksinasi, Ini Persyaratannya

Lansia di Kota Bandung Siap Ikut Vaksinasi, Ini Persyaratannya

Regional
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi Massal Hari Kedua di Banten, Ini Sebabnya

Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi Massal Hari Kedua di Banten, Ini Sebabnya

Regional
125 Rumah di Kota Tegal Rusak Diterjang Puting Beliung

125 Rumah di Kota Tegal Rusak Diterjang Puting Beliung

Regional
Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulon Progo Disita

Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulon Progo Disita

Regional
Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Regional
Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Regional
Ibu Muji Kembali ke Rumah yang Terbakar demi Selamatkan Anaknya, tapi Keduanya Tak Pernah Keluar

Ibu Muji Kembali ke Rumah yang Terbakar demi Selamatkan Anaknya, tapi Keduanya Tak Pernah Keluar

Regional
Lantik 17 Kepala Daerah di Jateng, Ganjar: Jabatan Ini Mandat, Tuannya Rakyat

Lantik 17 Kepala Daerah di Jateng, Ganjar: Jabatan Ini Mandat, Tuannya Rakyat

Regional
Dipanggil KPK Jelang Hari Pelantikan, Bupati Semarang Minta Penjadwalan Ulang

Dipanggil KPK Jelang Hari Pelantikan, Bupati Semarang Minta Penjadwalan Ulang

Regional
Tiba di Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Langsung Ikut Tepuk Tepung Tawar

Tiba di Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Langsung Ikut Tepuk Tepung Tawar

Regional
Pesan Khusus Gubernur Banten Saat Lantik Wali Kota Cilegon, Segera Tangani Kemaksiatan

Pesan Khusus Gubernur Banten Saat Lantik Wali Kota Cilegon, Segera Tangani Kemaksiatan

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 6 Kali Guguran Lava Pijar dan 1 Kali Awan Panas

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 6 Kali Guguran Lava Pijar dan 1 Kali Awan Panas

Regional
Hari Kedua Vaksinasi Massal di Banten, Terjadi Kerumunan Ratusan Guru Antre Disuntik

Hari Kedua Vaksinasi Massal di Banten, Terjadi Kerumunan Ratusan Guru Antre Disuntik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X