Perjalanan Kereta Api Lokal Dibatalkan, Okupansi Merosot Drastis

Kompas.com - 15/04/2020, 15:21 WIB
Suasana stasiun KAI Daop 4 Semarang KOMPAS.com/KAI Daop 4Suasana stasiun KAI Daop 4 Semarang


SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah perjalanan kereta api lokal di wilayah Semarang dibatalkan mulai 15 hingga 30 April 2020 mendatang.

Perjalanan kereta api lokal yang dihentikan tersebut antara lain KA Kaligung dan KA Kedung Sepur.

Manajer Humas KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, sejak merebaknya wabah Covid-19,  tingkat okupansi penumpang kereta api mengalami penurunan yang signifikan.

Baca juga: PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

Menurutnya, penurunan okupansi itu terjadi tidak hanya berimbas pada perjalanan kereta api jarak jauh namun terjadi juga pada kereta api lokal.

Okupansi KA yang merosot tajam dialami juga pada KA lokal, seperti Kaligung dan Kedung Sepur juga terkena imbas. Bahkan rata-rata okupansi KA lokal itu di bawah 10 persen saja setiap harinya,” jelas Kris di Semarang, Rabu (15/4/2020).

Sebelumnya, pendapatan wilayah Daop 4 Semarang mampu tembus mencapai Rp1,2 miliar per hari.

Namun, sejak pandemi Covid-19, omzet yang didapatkan menurun drastis hanya berkisar Rp 114 juta per hari.

Kris menuturkan, terdapat delapan perjalanan kereta api lokal yang dihentikan di wilayahnya, antara lain empat perjalanan KA Kaligung dan empat perjalanan KA Kedung Sepur.

Pembatalan KA Kaligung berlaku untuk keberangkatan dari Semarang pada pukul 13.50 WIB dan 08.50 WIB, serta dari Cirebon pukul 09.10 WIB, dan Brebes pukul 12.15 WIB.

Sementara untuk perjalanan KA Kedung Sepur yang dihentikan adalah yang berangkat dari Ngrombo pukul 10.00 WIB dan 17.00 WIB.

Serta, Kedung Sepur dari Semarang pukul 06.20 WIB dan 14.10 WIB.

"Menyusul pembatalan tersebut, ada pertimbangan alternatif lain perjalanan kereta api yang bisa digunakan oleh masyarakat dengan tujuan yang sama yakni ke arah Tegal, Cirebon maupun Ngrombo," ujarnya.

Baca juga: 44 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Jakarta Dibatalkan, Begini Cara Refund Tiketnya
Perjalanan kereta api yang tidak dihentikan antara lain menggunakan KA Kaligung sebanyak empat perjalanan debgan tujuan Semarang-Tegal pukul 05.00 WIB dan 16.35 WIB, dan Tegal-Semarang pukul 16.50 WIB, Brebes-Semarang pukul 04.45 WIB.

Selain kereta api lokal, lanjut Kris kereta api jarak jauh seperti Cermai tujuan Semarang-Bandung PP juga dibatalkan mulai 14-30 April 2020.

Sebagai alternatif, masyarakat bisa menggunakan KA Harina, Joglosemarkerto, Kamandaka, dan Maharani," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X