Pakai Modus Bakal Dinikahi, Sopir Ini Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

Kompas.com - 08/04/2020, 15:06 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

JEMBER, KOMPAS.com – TF, warga Kecamatan Mumbulsari harus berurusan dengan Polisi Sektor (Polsek) Mumbulsari.

Sebab, pria yang berprofesi sebagai sopir tersebut menyetubuhi dua anak di bawah umur.

Dua anak tersebut dikenal melalui media sosial.

“Mereka kenal di medsos sudah sekitar seminggu,” kata Kapolsek Mumbulsari AKP Heri Supadmo, kepada Kompas.com, via telepon, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Gerindra Gagal Rayu Emil Dardak untuk Jadi Cagub di Pilkada Jawa Timur

 

Dia menuturkan, kronologi pencabulan tersebut berawal saat TF mendatangi rumah korban MS yang masih berumur 16 tahun pada 30 Maret 2020.

TF janjian dengan korban dan datang pada tengah malam ke rumah korban.

Saat tiba di rumahnya, TF masuk ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamarnya.

“Setelah di kamar, terlapor ini membujuk rayu korban MS untuk bersetubuh layaknya suami istri,” terang dia.

Awalnya, korban tidak mau, namun dipaksa dengan dijanjikan akan dinikahi.

Akhirnya, TF melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Regional
Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Regional
Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Regional
Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Regional
Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Regional
ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

Regional
Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2020

Regional
Staf Ahli Bupati Aceh Utara Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Staf Ahli Bupati Aceh Utara Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X