Pedagang: Banyak yang Batal Nikah, Ayam Potong Tak Laku

Kompas.com - 08/04/2020, 14:21 WIB
Romlah, pedagang ayam potong di Pasar Gintung, Bandar Lampung melayani pembeli, Rabu (8/4/2020). Para pedagang mengaku harga ayam potong turun lantaran banyak yang membatalkan pernikahan di tengah pandemi corona. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Romlah, pedagang ayam potong di Pasar Gintung, Bandar Lampung melayani pembeli, Rabu (8/4/2020). Para pedagang mengaku harga ayam potong turun lantaran banyak yang membatalkan pernikahan di tengah pandemi corona.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Banyaknya orang yang batal menikah saat pandemi corona membuat harga ayam potong turun drastis.

Pantauan Kompas.com di Pasar Gintung, Bandar Lampung, Rabu (8/4/2020), sejumlah pedagang ayam potong mengeluhkan sepinya penjualan.

Beberapa pedagang mengaku harga ayam potong turun mencapai 30-40 persen dari harga normal.

Romlah (56), salah satu pedagang ayam potong mengatakan, kondisi ini terjadi sejak ramai pembatasan sosial, sekitar satu minggu lalu.

"Udah satu minggu harganya turun. Orang pada takut mau ke pasar, jadi nggak ada yang beli," kata Romlah saat ditemui di lapaknya, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Viral Aksi Gadis Cilik Berpantun Bahasa Lampung Ajak Perang Lawan Corona, Sindir Anak Muda yang Masih Suka Kumpul-kumpul

Romlah mengungkapkan, salah satu penyebab tidak lakunya penjualan ayam potong lantaran banyak yang membatalkan pernikahan.

Dalam kondisi normal, kata Romlah, biasanya satu bulan sebelum Ramadhan pemesanan ayam potong sudah ramai.

"Sekarang kan banyak yang nggak jadi nikah. Yang hajatan juga nggak ada. Jadi ya banyak yang nggak kejual ayamnya," kata Romlah.

Ungkapan senada disampaikan Indah Wati (34) yang juga berjualan ayam di Pasar Gintung.

Menurut Indah Wati, pekan ini seharusnya jadi penghabisan orang yang hendak menikah, mengingat sudah menjelang Ramadhan.

Namun, lantaran pembatasan sosial, sejumlah penyelenggara pernikahan membatalkan pesanan ayam potong.

"Banyak yang dibatalin (pesanan). Stok (ayam potong) saya jadi numpuk," kata Indah.

Baik Indah Wati maupun Romlah serta para pedagang terpaksa membanting harga jual ayam potong.

Baca juga: Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Untuk harga ayam potong ukuran besar kini dijual sekitar Rp 40.000 - Rp 45.000 per ekor, dengan harga normal sekitar Rp 50.000 - Rp 60.000 per ekor.

Kemudian untuk ayam potong ukuran kecil dijual sekitar Rp 23.000 - Rp 25.000, dengan harga normal Rp30.000 - Rp35.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan BRI Selewengkan Dana KUR, Nasabah yang Menerima Tidak Disurvei, Diarahkan Beli Motor Bekas

Karyawan BRI Selewengkan Dana KUR, Nasabah yang Menerima Tidak Disurvei, Diarahkan Beli Motor Bekas

Regional
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Regional
Detik-detik Ernawati Melahirkan Bayi yang Dinamai Banjiriah, Bidan: Baru Naik Perahu, Sudah Pembukaan Empat

Detik-detik Ernawati Melahirkan Bayi yang Dinamai Banjiriah, Bidan: Baru Naik Perahu, Sudah Pembukaan Empat

Regional
Fakta Mantan Anggota DPRD Lecehkan Anak Gadisnya, Berusia 65 Tahun dan Istri Dirawat karena Covid-19

Fakta Mantan Anggota DPRD Lecehkan Anak Gadisnya, Berusia 65 Tahun dan Istri Dirawat karena Covid-19

Regional
Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton, Sultan HB X: Gaji Buta 5 Tahun

Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton, Sultan HB X: Gaji Buta 5 Tahun

Regional
5 Hal di Balik Tertembaknya Haji Permata, Kakanwil Bea Cukai Kepri Didesak Mundur dari Jabatan

5 Hal di Balik Tertembaknya Haji Permata, Kakanwil Bea Cukai Kepri Didesak Mundur dari Jabatan

Regional
Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Regional
Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Regional
Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Regional
Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Regional
Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Regional
2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

Regional
Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Regional
7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X