Kompas.com - 08/04/2020, 14:20 WIB

 

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sumur milik Ngatini (70), warga Dusun Plumbungan, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, ambles diduga karena munculnya sinkhole.

Lubang semakin meluas sejak muncul hari Selasa (7/4/2020). 

Dari pengamatan Kompas.com, Rabu (8/4/2020), sumur berada di sebelah kiri belakang rumah milik Ngatini.

Baca juga: Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sumur sudah tidak terbentuk karena sudah berbentuk persegi mirip kolam ikan dengan lebar sekitar 2,5 meter dan panjang sekitar 3 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Warga inisiatif menutup lubang dengan berbagai dedaunan dan pohon pisang. 

Ketua RT 05 Dusun Plumbungan Edi Eko Purwanto mengatakan, dari rumahnya yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah Ngatini terdengar suara gemuruh dari dalam tanah yang bersumber dari sekitar sumur, sejak tiga hari terakhir.

"(tiga hari lalu) hujan deras, Dari malam, siang, hingga pagi lagi terdengar suara glur sekitar sumur. Hingga siang ini tadi pun masih terdengar suara," kata Eko ditemui di sekitar sumur milik Ngatini, Rabu.

Puncaknya, pada Selasa siang sekitar pukul 14.00 WIB, sumur yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter itu ambles ke dalam tanah dan membentuk kubangan.

"Kebetulan saya melihat langsung sumur itu ambles ke dalam tanah, suaranya glur gitu," ucap Eko.

Bersama warga, dirinya berinisiatif menutup sumur dengan daun dan pohon untuk mengantisipasi amblesan.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan petugas kepolisian untuk memasang garis polisi agar masyarakat tidak mendekat. "Awalnya amblesan hanya di sekitar bibir sumur, sekarang terus melebar, sudah menghubungi BPBD agar ditangani," kata Eko  

Ngatini mengatakan, dirinya sudah 30 tahun membangun sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter. Sumur itu biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Sekarang minta ke rumah Pak Eko karena di rumah cuma saya saja," ucap Ngatini. 

Dia berharap ada solusi karena sumur itu hanya beberapa meter dari rumahnya sehingga jika semakin meluas akan merusak rumah miliknya. 

"Semoga ada penanganan dari pemerintah," ucap Ngatini.

Baca juga: Sumur di Gunungkidul yang Tiba-tiba Ambles Diduga akibat Sinkhole

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan petugas untuk memeriksa. Dia memperkirakan sumur ambles karena sinkhole. Kemungkinan di bawah tanah ada goa.

"Sudah dicek, nanti kita koordinasikan dulu terkait penanganan lebih lanjut," ucap Edy. 

Selama tiga bulan terakhir pada 2020 sudah belasan titik di Kabupaten Gunungkidul muncul sinkhole.

Munculnya sinkhole karena luruhnya tanah dipermukaan karena air hujan yang menumpuk.

Air dan tanah masuk masuk melalui ponor atau lubang alami jalur air permukaan masuk ke lorong bawah tanah.

Kemunculan lubang ini merupakan hal biasa, karena karakteristik Gunungkidul yang merupakan pegunungan karst. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.