Berdalih Kemanusiaan, Bidan Aborsi Remaja 17 Tahun di Hotel, Gagal dan Pasien Pendarahan

Kompas.com - 08/04/2020, 06:07 WIB
ilustrasi aborsi THINKSTOCKilustrasi aborsi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Dokter salah satu rumah sakit di Surabaya curiga saat menangani RA pasien remaja berusia 17 tahun yang mengalami pendarahan.

Dari hasil pemeriksaan, sang dokter melihat ada persalinan tidak normal pada RA. Ia pun menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Setelah dimintai keterangan, RA mengaku melakukan aborsi dibantu seorang bidan di sebuah hotel. Remaja 17 tahun itu tinggal di Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Saat aborsi dia temani kekasihnya.

Tak lama kemudian polisi pun menangkap SM (31) oknum bidan yang tinggal di Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya dan MZ kekasih RA.

Baca juga: Diduga Kehabisan Darah Usai Aborsi, Perempuan Ini Ditemukan Tewas di Kamar Kosnya di Palembang

Berawal dari konsultasi kehamilan

Aborsi tersebut berawal saat MZ (32) dan RA bertemu dengan SM untuk konsultasi kehamilan.

MZ bercerita jika kekasihnya sedang hamil 20 minggu atau 5 bulan. Pembicaraan pun menjurus ke rencana aborsi.

Setelah pertemuan pertama itu, MZ dan RA sepakat untuk mengugurkan kandungan yang berusia 5 bulan. Mereka pun mengubungi SM untuk menanyakan harga.

Mereka kemudian sepakat melakukan aborsi di salah satu hotel di Surabaya dengan biaya Rp 1,5 juta.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Praktik Aborsi Bidan di Sebuah Hotel di Surabaya

Biaya tersebut untuk anistesi, infus, dan obat pendorong janin agar keluar.

Praktik aborsi dilakukan di kamar sebuah hotel di Jalan Sambikerep, Surabaya pada 12 Maret 2020.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Tidur, Warga di Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, 2 Anggota Keluarga Luka-luka

Sedang Tidur, Warga di Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, 2 Anggota Keluarga Luka-luka

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Regional
Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Regional
Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Regional
Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Regional
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Regional
Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X