Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Kompas.com - 06/04/2020, 19:17 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

DENPASAR, KOMPAS.com - Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali masih mendata jumlah pekerja formal yang terdampak pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, pekerja formal yang terdampak pandemi virus corona baru akan menerima kartu prakerja.

Menurut Arda, Bali mendapatkan kuota 57 ribu kartu prakerja. 

Baca juga: Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Pemilik kartu tersebut akan mendapatkan uang insentif sebesar Rp 600.000 selama empat bulan.

Para pemegang kartu prakerja juga mendapatkan pelatihan dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

"Diikutkan pelatihan secara online yang biayanya sekitar Rp1 juta ditanggung oleh pemerintah pusat," kata Arda saat dihubungi, Senin (6/4/2020) malam.

Berdasarakan data yang diterima, sebanyak 17 ribu pekerja formal telah dirumahkan selama pandemi virus corona baru.

Tapi, Arda tak memerinci berapa jumlah pekerja yang dirumahkan tanpa upah dan yang tetap mendapatkan upah.

Menurutnya, sebanyak 400 pekerja mendapatkan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca juga: Pandemi Corona, Pemerintah Anggarkan Rp 20 Triliun untuk Kartu Prakerja

Para pekerja ini sebagian besar dari sektor pariwisata seperti hotel dan restoran.

"Kami masih terus verifikasi data dari Kabupaten dan Kota di seluruh Bali," katanya.

Hingga Senin (6/4/2020), sebanyak 43 pasien positif Covid-19 tercatat di Bali.

Dari jumlah itu, sebanyak 19 pasien dinyatakan sembuh dan dua meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Bali mencapai 199 orang.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Polisi Soal Tas Misterius di Karawang yang Diduga Bom

Penjelasan Polisi Soal Tas Misterius di Karawang yang Diduga Bom

Regional
Detik-detik Polisi Tangkap Oniara Wonda, Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011

Detik-detik Polisi Tangkap Oniara Wonda, Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011

Regional
Peserta Pelantikan Kepala Sekolah di Jatim Mendadak Diwajibkan Rapid Test, Ini Penyebabnya

Peserta Pelantikan Kepala Sekolah di Jatim Mendadak Diwajibkan Rapid Test, Ini Penyebabnya

Regional
Perjuangan Siswa SD Naik Turun Bukit Cari Sinyal untuk Belajar Online

Perjuangan Siswa SD Naik Turun Bukit Cari Sinyal untuk Belajar Online

Regional
Tahun Ini Sebanyak 2.236 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Batal Berangkat

Tahun Ini Sebanyak 2.236 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Batal Berangkat

Regional
Oknum TNI Aniaya Buruh Bangunan di Posko Covid, karena Korban Cuek

Oknum TNI Aniaya Buruh Bangunan di Posko Covid, karena Korban Cuek

Regional
Cerita Seorang Anak Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan...

Cerita Seorang Anak Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan...

Regional
Warga Terinfeksi Lagi Setelah Sembuh dari Covid-19, Bupati Banjarnegara: Fenomena Ping-pong, Tetap Waspada

Warga Terinfeksi Lagi Setelah Sembuh dari Covid-19, Bupati Banjarnegara: Fenomena Ping-pong, Tetap Waspada

Regional
Sebelum Dibatalkan, Kemenag: Jemaah Sepuh Ingin Berangkat karena Pertimbangan Usia

Sebelum Dibatalkan, Kemenag: Jemaah Sepuh Ingin Berangkat karena Pertimbangan Usia

Regional
Harga Ayam Melonjak Jadi Rp 42.000 Per Kg, Stok di Medan Didatangkan dari Pekanbaru

Harga Ayam Melonjak Jadi Rp 42.000 Per Kg, Stok di Medan Didatangkan dari Pekanbaru

Regional
New Normal di Pasar Swalayan Semarang, Jumlah Pengunjung dan Waktu Kunjungan Dibatasi

New Normal di Pasar Swalayan Semarang, Jumlah Pengunjung dan Waktu Kunjungan Dibatasi

Regional
Penerima Bantuan Pemerintah di Gorontalo Wajib Berkebun

Penerima Bantuan Pemerintah di Gorontalo Wajib Berkebun

Regional
Video Viral Suami Aniaya Istri Diduga gara-gara Uang Belanja, Direkam Anak

Video Viral Suami Aniaya Istri Diduga gara-gara Uang Belanja, Direkam Anak

Regional
Sebelum Dinyatakan Positif Corona, 2 Hasil Rapid Test Bupati Melawi Non-reaktif

Sebelum Dinyatakan Positif Corona, 2 Hasil Rapid Test Bupati Melawi Non-reaktif

Regional
Geger Penemuan Tas Hitam Ada Kabelnya yang Diduga Bom di Karawang

Geger Penemuan Tas Hitam Ada Kabelnya yang Diduga Bom di Karawang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X