TKI yang Pulang dari Malaysia Lewat Jalur Ilegal Berpotensi Bawa Virus Corona

Kompas.com - 06/04/2020, 14:25 WIB
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau bantuan 2.000 APD saat tiba di Kota Tarakan, Kaltara, Kamis (26/3/2020).  Dok. Humas Pemprov KaltaraGubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau bantuan 2.000 APD saat tiba di Kota Tarakan, Kaltara, Kamis (26/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) khawatir Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia melewati jalur illegal di Nunukan berpotensi membawa virus corona (Covid-19).

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, ada ratusan jalur ilegal di perbatasan Kabupaten Nunukan, Kaltara dengan Sabah, Malaysia.

Kekhawatiran ini menyusul jelang berakhirnya masa penerapan pembatasan pergerakan atau Movement Control Order (MCO) oleh Pemerintah Malaysia yang direncanakan pada 14 April mendatang.

Seiring dengan itu, Irianto memprediksi bakal ada ratusan ribu TKI dari Malaysia yang masuk melalui jalur legal maupun ilegal ke Kalimantan Utara.

“Kami akan kesulitan melacak paparan Covid-19 jika para TKI melewati jalur ilegal jelang berakhirnya MCO di Malaysia,” ungkap Irianto melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 dari TKI, Gubernur Kaltara Surati Pejabat Malaysia Minta Deportasi Ditunda

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, diri meminta perlu ada perhatiaan khusus dari pemerintah pusat atas masalah ini.

Tercatat, hingga 30 Maret jumlah TKI dari Tawau, Sabah, Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Nunukan atau jalur legal, Kaltara mencapai 800 orang.

Dari jumlah itu, sekitar 200 orang telah kembali ke daerah asal ke Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur dan lainnya.

Sementara itu, Karo Humas Pemprov Kaltara Muhammad Mursid mengatakan, kekhawatiran tersebut sudah disampaikan Gubernur Kaltara ke pemerintah pusat.

“Bapak Gubernur sudah sampaikan ke Menteri Koordinator (Menko) PMK Muhadjir Effendy saat rapat koordinasi aplikasi Zoom Cloud Meeting, Kamis pekan lalu,” ungkapnya.

Baca juga: Dua Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Sempat ke Jakarta dan Bogor

Rencananya, kata Mursid, TKI yang baru pulang dari Sabah, Malaysia, melalui Nunukan akan dikarantina selama 14 hari.

“Biar bisa terdeteksi, mana yang terpapar, mana yang tidak. Kalau tidak terpapar silakan kembali ke kampung halaman,” terang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X