Cegah Penularan Covid-19 dari TKI, Gubernur Kaltara Surati Pejabat Malaysia Minta Deportasi Ditunda

Kompas.com - 03/04/2020, 19:48 WIB
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau bantuan 2.000 APD saat tiba di Kota Tarakan, Kaltara, Kamis (26/3/2020).  Dok. Humas Pemprov KaltaraGubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau bantuan 2.000 APD saat tiba di Kota Tarakan, Kaltara, Kamis (26/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, mengirim surat ke Ketua Menteri Sabah, Malaysia, melalui Konsulat Jenderal Indonesia di Kota Kinabalu dan Tawau pertengahan Maret 2020.

Surat tersebut meminta agar Menteri Sabah menunda pemulangan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) ke Nunukan, Kaltara, guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Waktu itu Bapak Gubernur mendapat laporan dari Ibu Bupati Nunukan bahwa ada 866 TKI di Nunukan dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP),” ungkap Karo Humas dan Protokol Pemprop Kaltara, Muhammad Mursid saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Satu Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Meninggal, Diduga Terpapar Anaknya yang Pulang dari Surabaya

Menurut Mursid, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara khawatir ada gelombang pemulangan TKI yang berpotensi membuat Pemerintah Kabupaten Nunukan kewalahan.

“Karena dari laporan Ibu Bupati saat pembentukan Gugus Tugas 17 Maret lalu, 2 rusun tempat penampungan TKI kondisinya sudah penuh, jika ditambah lagi maka otomatis kewalahan,” terang Mursid.

Kendala lain, logistik, masker, disinfektan, APD, obat-obatan sudah minim. Bahkan, alat radiologi RSUD Nunukan pun dalam tahap perbaikan.

Selain itu, ada kekhawatiran lain banyak TKI yang pulang melewati jalur-jalur ilegal di Kabupaten Nunukan yang bisa berpotensi membawa wabah Covid-19 dari Malaysia.

“Karena mereka tidak melapor ke petugas, tidak melakukan isolasi mandiri, dan tidak melaksanakan physical distancing,” jelasnya.

Baca juga: Dua Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Sempat ke Jakarta dan Bogor

Karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berkoordinasi dengan aparat untuk pengetatan penjagaan pintu-pintu keluar masuk perbatasan Nunukan dan Tawau, Malaysia.

Sebelumnya, Pemerintah Malaysia pada 19 Maret 2020 dan 20 Maret 2020 membuka akses keluar para WNI melalui Pelabuhan Internasional Tawau.

Pada saat bersamaan, Pemerintah Malaysia juga meminta warganya yang ada di Indonesia kembali karena ada rencana lockdown di negara tersebut.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X