Pandemi Covid-19, Dua Tersangka Hoaks Corona di Jabar Tak Ditahan

Kompas.com - 06/04/2020, 13:10 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax

BANDUNG, KOMPAS.com - Dari lima kasus hoaks virus corona yang ditangani Polda Jabar, dua orang telah dijadikan tersangka. Hanya saja keduanya tidak ditahan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga dihubungi Senin (6/4/2020).

"Tidak ditahan," kata Erlangga.

Tidak ditahannya para tersangka ini berdasarkan pertimbangan kondisi pandemi corona saat ini.

"Dengan mempertimbangkan kondisi social distancing, termasuk di dalam tahanan, memang kita juga sementara tidak dilakukan penahanan," ucap Erlangga.

Baca juga: Tangani Hoaks Seputar Corona di Jabar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Seperti diketahui ada lima kasus hoaks yang ditangani Polda Jabar dan jajarannya.

"Sejauh ini ada lima. Di Polda kemudian Indramayu, Sumedang, Banjar, dan Kabupaten Bogor," kata Erlangga.

Dari lima orang itu, hanya dua orang yang dijadikan tersangka, yakni di Banjar dan Kabupaten Bogor. Keduanya masih diperiksa.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tak mudah membagikan informasi tanpa menyaring terlebih dahulu, khususnya terkait kabar bohong soal corona.

Baca juga: Anggota DPR: Saat Wabah Corona, Desa Harus Diselamatkan

 

Pasalnya, informasi bohong dapat berdampak bagi diri sendiri maupun secara sosial.

"Disaring dulu lah informasi itu. Kemudian kedua, kalau misalnya informasi yang diterima itu meragukan, itu bisa dilakukan dengan cek dan ricek sendiri ya. Mungkin maksudnya baik tapi kan di dalam konten itu tidak tahu kebenarannya. Nah, justru akan berakibat pada diri sendiri," kata Erlangga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X